6 Korban SJ 182 Kembali Teridentifikasi, Total Jadi 40 Orang

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 20:37 WIB
Tim Disaster Victim Identification RS Polri hari ini mengidentifikasi enam jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Petugas DVI Polri melakukan pendataan antemortem keluarga penumpang dan kru pesawat Sriwijaya Air SJ 182 guna keperluan identifikasi di RS Polri, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2021. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri kembali mengidentifikasi enam jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Selasa (19/1).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan keenam korban yang telah diidentifikasi itu yakni Kolisun (37), Grislend Gloria Natalies (28), Faisal Rahman (30) Andi Syifa (26), Shinta (23) dan Mulyadi (39).

"Seluruh korban berhasil direkonsiliasi melalui DNA," kata Rusdi dalam konferensi pers virtual, Selasa (19/1).


Lebih lanjut, Rusdi mengatakan dengan tambahan enam orang ini, maka total korban yang telah berhasil diidentifikasi dari insiden Sriwijaya itu berjumlah 40 orang.

"Dari kemarin 34, hari ini 6, secara keseluruhan berarti berjumlah 40," kata dia.

Sebelumnya, Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan untuk mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ 182, pihaknya bakal menitikberatkan dengan menggunakan DNA.

"Karena semakin lama semakin ada keterbatasan untuk pemeriksaan yang lain termasuk sidik jari," kata dia, Selasa.

Pada Senin (18/1) lalu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah memutuskan untuk memperpanjang kembali operasi pencarian dan evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Pencarian pada 18-20 Januari 2021 itu merupakan upaya perpanjangan kedua kalinya. Sebab sejauh ini Crash Survivable Memory Unit (CSMU) dari black box jenis Cockpit Voice Recorder (CVR) belum ditemukan.

Saat ini, baru black box jenis flight data recorder (FDR) telah ditemukan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebut hasil investigasi jatuhnya Sriwijaya Air paling cepat akan diumumkan 30 hari setelah kecelakaan terjadi.

Saat ini KNKT tengah mendalami proses pengolahan data. Hasil investigasi itu akan diumumkan kepada masyarakat.

(yoa/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK