Motif Kasus Asusila di Wisma Atlet: Ingin Eksis, Cari Teman

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 21:14 WIB
Polisi membeberkan motif pasien Covid-19 yang terlibat aksi mesum dengan perawat Wisma Atlet dan mengunggahnya ke media sosial. Ilustrasi tersangka. (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasien Covid-19 sekaligus tersangka berinisial JN melakukan aksi asusila di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan motif untuk mencari eksistensi.

"Motifnya mungkin supaya diketahui orang lain, ya salah satunya ingin eksistensi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin kepada wartawan, Selasa (19/1).

Selain itu, kata Burhanuddin, motif lainnya kemungkinan untuk mencari teman sesama jenis.


"Mereka mencari teman main sejenis, keduanya belum berkeluarga," ujarnya.

Kasus ini sendiri bermula saat tersangka yang merupakan pasien dan tenaga kesehatan di Wisma Atlet berkomunikasi lewat sebuah aplikasi.

Tersangka JN sendiri diketahui dirawat Tower 5 RSD Wisma Atlet. Sedangkan, tenaga kesehatan berada di Tower 3.

Keduanya kemudian bertukar nomor dan semakin intens berkomunikasi. Hingga akhirnya mereka bersepakat untuk bertemu.

"Akhirnya tenaga kesehatan ini mendatangi tersangka ke tower 5. Akhirnya pada 24 Desember 2020, mereka melakukan hubungan seks," tutur Burhanuddin.

Dalam kasus ini, tersangka JN dijerat Pasal 36 Juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, tentang ITE dengan ancaman pidana paling lama enam tahun dan denda Rp1 miliar.

Kasus ini sendiri terungkap usai salah satu pelaku mengunggah petunjuk soal aksi asusila di Wisma Atlet itu di media sosial.

(dis/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK