DKI Rekor Harian Covid, Dinkes Sebut Ada RS 7 Hari Baru Lapor

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 19:49 WIB
Dinkes DKI menyebut ada satu rumah sakit BUMN yang baru melaporkan temuan sejak tiga hari yang justru baru dilaporkan hari ini. Ilustrasi covid di DKI. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut penambahan kasus positif covid-19 di Jakarta yang tergolong tinggi hari ini lantaran ada akumulasi hitungan kasus dari beberapa hari lalu.

Dwi menyebut, tambahan kasus dengan angka mencapai 3.786 teridentifikasi positif covid-19 ini lantaran ada satu rumah sakit BUMN yang baru melaporkan temuan sejak tiga hari yang justru baru dilaporkan hari ini.

Tak hanya dari RS BUMN ini, akumulasi kasus juga berasal dari salah satu rumah sakit TNI yang baru melaporkan data dari tujuh hari lalu.


"Terdapat akumulasi data sebanyak 885 kasus dari 1 RS BUMN dalam 3 hari terakhir dan 1 RS TNI dalam 7 hari terakhir yang baru dilaporkan," kata Dwi dalam keterangan, Rabu (20/1).

Dia juga menyebut, untuk DKI sendiri dalam satu pekan terakhir Pemprov juga telah mendata sebanyak 102.183 warga telah melakukan tes PCR.

Sementara itu, untuk distribusi sebaran kasus di tiap-tiap kota madya paling banyak ditemukan di wilayah Jakarta Timur dengan total kasus sebanyak 733 teridentifikasi positif. Disusul kemudian Jakarta Barat sebanyak 677 kasus, Jakarta Selatan sebanyak 615 kasus, Jakarta Utara sebanyak 369 kasus dan Jakarta Pusat sebanyak 185 kasus.

"Ada juga di Kepulauan Seribu sebanyak 5 kasus. Serta terdaftar beralamat di luar DKI Jakarta sebanyak 277 kasus (tujuh persen) dan alamat tidak dilaporkan sebanyak 925 kasus (24 persen)," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, DKI Jakarta kembali menempati urutan pertama penambahan kasus positif covid-19 harian per Rabu (20/1). Tambahan kasus covid-19 di DKI per hari ini menyentuh angka 3.786 kasus.

Selain Jakarta, kasus tertinggi lainnya untuk jumlah positif covid-19 ditempati Jawa Barat dengan jumlah penularan mencapai angka 1.814 kasus. Sementara di urutan ketiga ditempati Jawa Tengah dengan jumlah kasus mencapai 1.775.

(tst/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK