42 Gempa Terjadi di Sulbar, BMKG Prediksi Berlanjut 3 Minggu

CNN Indonesia | Kamis, 21/01/2021 18:47 WIB
BMKG menyampaikan terdapat 42 gempa terjadi dalam sepekan di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, diduga akan berlanjut hingga 3-4 minggu ke depan. Anggota Basarnas Makassar memeriksa bangunan yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 6,2 di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan terdapat 42 gempa terjadi dalam sepekan di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Diduga rentetan gempa masih terus berlanjut sampai 3-4 minggu lagi.

"Gempa yang sudah terjadi 42 gempa. Dengan rincian dua gempa merusak tanggal 14 dan 15, lalu enam dirasakan dan gempa susulan sebanyak 34," kata Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, Darmawan melalui konferensi video, Kamis (21/1).

Menurut data yang ia paparkan, tujuh gempa terjadi pada 14 Januari, 24 gempa pada 15 Januari, dua gempa tanggal 16, tiga gempa tanggal 17, empat gempa tanggal 18, satu gempa tanggal 19 dan satu gempa tanggal 20.


Namun hari ini, ia mengatakan pihaknya belum mendeteksi gempa di Kabupaten Mamuju maupun Majene. Ia menekankan akan terus mewaspadai risiko dan kemungkinan terjadi gempa susulan.

"Kami juga menghitung kira-kira kapan akan berakhir gempa ini. Perhitungan sementara 21-27 hari akan selesai gempa ini dari gempa pertama tanggal 14. Sementara jadi sekitar tiga atau empat minggu lagi," tambah dia.

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan mengungkap sampai saat ini tercatat 91 orang meninggal dunia akibat gempa. Sebanyak 80 orang di Mamuju dan 11 orang di Majene.

Sementara korban luka berat mencapai 404 orang, luka sedang 240 orang, dan luka ringan 1.474 orang. Ia mengatakan secara bertahap korban luka sudah pulih. Dan tiga orang masih dinyatakan hilang.

"Data pengungsi di Majene 19.735 pengungsi, di Mamuju 57.827 pengungsi. Jadi jumlah pengungsi keseluruhan ada 77.562 orang," tuturnya.

Manajer UP3 Mamuju PT PLN Setiawan mengatakan hingga Rabu (20/1) pukul 15.30 WITA, pihaknya sudah menormalkan 846 dari 872 gardu yang sempat padam akibat gempa.

Menurut catatannya, seluruh gardu di Mamuju sudah normal. Sementara masih ada 16 gardu yang tersambung dengan lima desa di Kecamatan Ulumanda, Majene yang masih padam.

"Belum bisa diakses karena enggak bisa mobilisasi tiang untuk pengganti tiang yang rusak di lokasi," jelasnya.

(fey/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK