Nurul Ghufron: Saya Pastikan Tak Ada Taliban di KPK

CNN Indonesia | Senin, 25/01/2021 21:15 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufro mencurigai munculnya isu radikalisme dan taliban ini memiliki maksud dan tujuan tertentu. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron memastikan tak ada kelompok 'taliban' di KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron memastikan tidak ada radikalisme dan taliban di tubuh lembaga antirasuah. Ghufron melihat fakta tersebut selama satu tahun lebih memimpin KPK.

"Selama satu tahun saya dan pimpinan KPK periode 2019-2023 memimpin KPK, kami pastikan tidak ada radikalisme dan taliban di KPK seperti yang disebutkan," kata Ghufron dalam keterangan resmi, Senin (25/1) malam.

Ghufron mencurigai munculnya isu radikalisme dan taliban ini memiliki maksud dan tujuan tertentu. Ia tidak menyampaikan secara gamblang tujuan yang dirinya maksud.


Pimpinan KPK berlatar belakang akademisi ini mengatakan pihaknya senantiasa bekerja dengan mengedepankan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas dalam setiap menangani suatu perkara.

"KPK akan tetap bekerja pada koridor hukum," ujarnya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga membantah kabar mengenai radikalisme hingga taliban di KPK. Menurutnya, satu-satunya militansi yang dimiliki pegawai KPK adalah memberantas korupsi.

"Kalau taliban dalam artian militan melakukan pemberantasan korupsi mungkin iya. Kalau Taliban yang lain adanya itu di Afghanistan," kata Alex di Gedung KPK, Senin (25/1).

Sebelumnya penyidik senior KPK Novel Baswedan dan mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengkritik penggunaan isu taliban untuk mengganggu kerja-kerja pemberantasan korupsi.

Novel menilai isu radikalisme hingga taliban biasanya dilontarkan oleh pihak-pihak yang terganggu oleh kerja lembaganya.

Sementara Febri menduga serangan isu Taliban dilancarkan ketika KPK tengah mengusut kasus korupsi besar yang melibatkan sejumlah menteri pemerintahan Joko Widodo.

(ryn/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK