Riza Bela Anies yang Diminta Mundur oleh Kader Gerindra

CNN Indonesia
Selasa, 26 Jan 2021 20:17 WIB
Riza Patria yang juga Ketua DPD Gerindra DKI itu mengaku telah memberikan peringatan kepada Ali Lubis terkait pernyataan meminta Anies Baswedan mundur. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria membela Gubernur DKI Anies Baswedan yang diminta mundur kader Gerindra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diminta mundur oleh Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis. Riza menyebut pernyataan Ali tersebut merupakan pendapat pribadi, bukan partai.

"Terkait Ali Lubis sudah kami sampaikan, itu pernyataan pribadi. Saya pimpinan Gerindra di DKI Jakarta dan juga pimpinan di pusat, kemarin juga datang pada Dasco dan Pak Habib, kita masih terus sampai dengan batas waktu 2017, sampai 2022," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/1).

Ketua DPD Gerindra DKI itu mengatakan pihaknya telah memberikan peringatan kepada Ali terkait pernyataannya tersebut. Menurutnya, Ali sebaiknya memberi kritik secara internal terlebih dahulu, bukan malah bicara ke publik.


"Memberi masukan boleh, tidak perlu ke publik. Apa yang dikerjakan Pak Anies sebagai Gubernur terkait penanganan Covid sudah luar biasa. Teman-teman bisa lihat fakta dan datanya, bagaimana DKI Jakarta melawan hebatnya virus, kita masih bertahan dan mengendalikan," ujarnya.

Sebelumnya, Ali mengkritik sikap Anies yang meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Menurutnya, sikap itu menimbulkan tanda tanya besar.

Ia pun meminta Anies untuk mundur dari jabatannya sebagai gubernur jika memang tak lagi sanggup menangani pandemi.

"Anies nyerah lawan Covid-19 ? Jika seperti itu maka sebaiknya mundur saja dari Jabatan Gubernur," kata Ali dalam keterangan tertulisnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman lantas mengingatkan Ali untuk berhenti membuat komentar terkait Anies. Habib melontarkan peringatan itu lantaran Ali masih terus berkomentar padahal sudah mendapat teguran dari partai.

(yoa/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER