DKI Gelar Vaksinasi Massal Buat 6.000 Nakes di Istora Senayan

CNN Indonesia | Rabu, 03/02/2021 09:30 WIB
Program vaksinasi massal di Istora Senayan hari ini digelar untuk penyuntikan dosis pertama bagi tenaga kesehatan. Petugas di balik jendela bersiap melakukan vaksinasi Covid-19, Jakarta. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka vaksinasi massal Covid-19 untuk tenaga kesehatan. DKI menargetkan 6.000 tenaga kesehatan ikut dalam program vaksinasi massal tersebut.

Mengutip informasi dari akun resmi humas Pemprov DKI Jakarta di Instagram, @dkijakarta, program vaksinasi massal bakal dilakukan Kamis (4/2) di Istora Senayan, Jakarta. Program vaksinasi massal ini untuk penyuntikan dosis pertama.

"Peserta terpilih akan mendapat email konfirmasi tempat dan jam yang harus didatangi," demikian pengumuman melalui akun @dkijakarta, yang diakses CNNIndonesia.com, Rabu (3/2) pagi.


Untuk tenaga kesehatan yang hendak mengikuti vaksinasi massal harus mengikuti sembilan syarat. Pertama, wajib mendaftar di link resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, di bit.ly/daftar_nakes.

Kemudian, vaksinasi massal ini hanya untuk tenaga kesehatan yang memiliki STR/SIP aktif atau sedang proses pengurusan perpanjangan, dibuktikan dengan membawa fotokopi STR/SIP.

Wajib bekerja di fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah, swasta, atau milik Pemprov DKI dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi atau surat tugas maupun ID Card.

Bagi koas atau peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) yang bekerja di fasilitas kesehatan DKI Jakarta dapat mengikuti kegiatan ini. Berikutnya, tidak diperkenankan untuk tenaga administrasi atau manajemen yang tidak memiliki STR di fasilitas kesehatan.

Peserta vaksinasi massal ini adalah untuk nakes yang belum pernah divaksin Covid-19, belum pernah terkonfirmasi Covid-19, berusia 19-59 tahun, dan lolos pemeriksaan kesehatan di lokasi penyuntikan.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memaparkan, pihaknya menargetkan 131 ribu tenaga kesehatan dapat menerima vaksin. Dari jumlah itu, sebanyak 53.210 telah mendapat dosis pertama, dan 2.449 orang di dalamnya telah mendapat dosisi kedua.

Untuk memudahkan vaksinasi terhadap para masyarakat, Riza mengaku Pemprov DKI telah menyediakan 508 fasilitas kesehatan pelayanan vaksinasi Covid-19. Jumlah tersebut tersebar di enam wilayah kota dan kabupaten di seluruh Jakarta.

[Gambas:Instagram]



(dmi/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK