PPKM Mikro, Polda Jatim Terjunkan 3.900 Personel

CNN Indonesia | Selasa, 09/02/2021 19:14 WIB
Polda Jatim juga akan mengoptimalkan program Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang sudah terbentuk sebanyak 3.449 kampung. PPKM untuk menghadapi covid-19. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menyiagakan sebanyak 3.900 personel dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, 9-22 Februari 2021.

"PPKM Mikro, kami menerjunkan sebanyak 3.900 personel yang berasal dari polres-polres setempat," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (9/2).

Para personel akan disiagakan untuk berjaga di posko-posko yang tersebar di desa dan kelurahan seluruh Jatim, pada masa PPKM Mikro.


Nico menjelaskan posko itu juga terdiri dari berbagai unsur masyarakat mulai dari ketua RT, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PKK, Dasawisma, Karang Taruna, tokoh masyarakat, hingga relawan.

Mereka bertugas melakukan pengawasan penerapan PPMK Mikro, sebagai langkah upaya menekan tingkat penularan Covid-19.

Selain itu, dalam PPKM mikro ini Polda Jatim juga akan mengoptimalkan program Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang sudah terbentuk sebanyak 3.449 kampung. Rencananya pekan depan akan menambah 2.104 KTS. Sehingga jumlahnya menjadi 5.553 KTS. Sedangkan hingga tiga ke depan, ditargetkan menjadi 7.043 KTS.

Selain optimalisasi KTS, pihaknya juga akan memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat Jatim, melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di desa dan kelurahan.

"Karena Jawa Timur berbasis Islam kultural, sehingga kami menindak lanjuti arahan dari bapak Menteri Agama, untuk bekerja sama dalam menyosialisasikan protokol kesehatan melalui kegiatan agama, khususnya di hari Jumat," katanya.

Selain strategi preemtif pihaknya juga melakukan strategi preventif dengan pembagian masker, dan strategi penindakan hukum dengan melakukan operasi yustisi, dengan bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP.

"Kami juga melakukan penindakan hukum dengan melakukan operasi yustisi, dengan bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP," kata Nico.

(frd/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK