Kronologi Ultah Walkot Bekasi Dibubarkan di Puncak Bogor

CNN Indonesia | Senin, 15/02/2021 16:33 WIB
Satgas menghentikan acara perayaan ulang tahun Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Puncak Bogor setelah mendapat laporan warga soal keramaian di sebuah villa. Wali Bekasi Rahmat Effendi usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/1). (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Camat Cisarua Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Deni Humaedi menjelaskan kronologi acara perayaan ulang tahun Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Puncak Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/2) malam. Acara tersebut akhirnya diminta berhenti oleh Satgas Kecamatan Cisarua.

Deni mengatakan Satgas Kecamatan awalnya menerima laporan dari masyarakat sekitar terkait keramaian di sebuah villa saat acara berlangsung. 


Deni mengatakan saat turun ke TKP, ia langsung menyampaikan dan menyarankan kepada Wali Kota Bekasi agar acara tersebut dihentikan."Kalau yang namanya villa itu boleh diisi oleh pemilik, dia kan pemilik. Ketika ada laporan dari warga, ya saya selaku satgas wajar, artinya turun ke TKP (tempat kejadian perkara)," kata Deni saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (15/2).


Menurut dia, saat itu saran yang disampaikan langsung diikuti secara kooperatif hingga acara dihentikan.

"Saya sampaikan secara persuasif dan di sana juga kooperatif, sampai di situ. Setelah itu dari sana acaranya berhenti, bubar. Saya artinya mohon maaf menyampaikan aturan, enggak ada keributan atau saya diadang atau seperti apa, enggak ada ketegangan, kericuhan," ucap dia.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawan mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui kejadian itu.

Namun Irwan mengaku tidak tahu detail peristiwa itu sebab belum ada laporan dari Satgas Kecamatan.

"Malam tadi saya dapat info, tapi saya belum dapat laporan resmi, itu dari satgas kecamatan, tapi kami belum dapat laporan, belum tahu detailnya," kata dia.

CNNIndonesia.com telah berusaha mengonfirmasi kejadian itu kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, namun yang bersangkutan tak merespons pesan singkat maupun panggilan telepon.

(yoa/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK