Sumur Ambles di Klaten Tak Terkait Aktivitas Gunung Merapi

CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 14:53 WIB
BPPTKG menyatakan kejadian sumur ambles di Klaten dikarenakan sifat lapisan tanah daerah setempat. Gunung Merapi. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan peristiwa amblesnya belasan sumur warga di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah beberapa waktu terakhir tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Merapi.

Sebelum sumur ambles itu, warga diketahui mengaku sempat mendengar beberapa kali dentuman.

"Tidak ada kaitannya (sumur ambles dengan aktivitas Merapi)," kata Kasi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (18/2).


Agus berpendapat, kejadian yang terjadi di Klaten itu dikarenakan sifat lapisan tanah daerah setempat.

"Kejadian itu sering disebut sinkhole. Yang jelas itu karena sifat lapisan tanah setempat bukan karena aktivitas gunung api," ujar dia.

Sebanyak 12 sumur rumah milik warga di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dilaporkan ambles ke dalam tanah.

Sumur-sumur gali itu ambles secara bertahap sejak dua pekan terakhir. Warga mengaku sempat mendengar beberapa kali dentuman sebelum sumur ambles sampai-sampai membuat penduduk keluar rumah.

Berdasarkan laporan detik.com di lokasi, sumur warga yang ambles berada di permukiman padat. Mayoritas sumur tersebut berupa sumur gali yang berada di luar rumah.

Sumur beserta temboknya masuk ke tanah sehingga yang tampak hanya lubang di permukaan. Sebagian besar lubang yang ambles tersebut sudah ditutup tanah meskipun tak merata dengan permukaan tanah.

"Kejadian-kejadian itu (sumur amblas) sudah dua Minggu lalu. Tidak bersamaan tapi mulai Minggu yang lalu terus tambah sampai hari ini," ungkap Kades Jungkare Kecamatan Karanganom, Wakhid Muchsin, Rabu (17/2).

(yoa/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK