Positivity Rate Covid-19 Hari Ini Pecah Rekor 40,1 Persen

CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 17:12 WIB
Berdasarkan data Kemenkes, pada hari ini, Kamis (18/2), jumlah yang diperiksa sebanyak 22.556 orang. Dari jumlah itu ditemukan 9.039 kasus positif Covid-19. Positivity rate kasus virus corona (Covid-19) harian di Indonesia mencapai rekor tertinggi 40,07 persen hari ini, Kamis (18/2). lustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rasio kasus positif atau positivity rate kasus virus corona (Covid-19) harian di Indonesia mencapai rekor tertinggi 40,1 persen hari ini, Kamis (18/2).

Positivity rate merupakan persentase perhitungan dari penambahan kasus positif Covid-19 dibagi jumlah orang yang diperiksa kemudian dikali 100 persen.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan ambang batas minimal angka positivity rate kurang dari 5 persen.


Berdasarkan data Kemenkes, hari ini pemeriksaan Covid-19 baik melalui Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun tes cepat molekuler (TCM) dilakukan terhadap 22.556 orang. Dari jumlah itu ditemukan 9.039 kasus positif Covid-19.

Secara keseluruhan, positivity rate kasus Covid-19 di Indonesia saat ini berada di angka 18,51 persen. Sampai hari ini, sebanyak 6.767.226 orang yang telah diperiksa, sementara total positif Covid-19 mencapai 1.252.685 orang.

Merespons angka positivity rate yang pecah rekor pada bulan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan beberapa hipotesis penyebab kondisi tersebut terjadi di Indonesia.

Budi menduga tingginya angka positivity rate terjadi karena jumlah pemeriksaan warga tidak seluruhnya dilaporkan ke sistem New All Record (NAR) milik Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, mungkin saja ada warga negatif Covid-19 yang tidak dimasukkan data, padahal sudah menjalani tes.

Selain itu, Budi menduga masih banyak tenaga laboratorium yang terkendala saat melakukan pelaporan data karena user interface alias tampilan situs tidak ramah pengguna dan sulit diakses.

Dengan hipotesis itu, Mantan Direktur Utama Bank Mandiri itu pun berpendapat positivity rate harian yang diumumkan belum bisa mewakili sepenuhnya kondisi sebaran virus corona yang benar-benar terjadi di Indonesia.

(khr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK