1.461 Nakes di Bandung Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 15:43 WIB
Sebanyak 1.461 tenaga kesehatan ditargetkan mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua secara massal di ITB Bandung, Kamis (18/2). Pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac untuk para tenaga kesehatan di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Bandung, CNN Indonesia --

Sebanyak 1.461 tenaga kesehatan ditargetkan mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua secara massal di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kota Bandung, Kamis (18/2).

Total keseluruhan penerima vaksin selama dua hari pelaksanaan sejak Rabu (17/2) tersebut berjumlah 2.301 tenaga kesehatan.

Koordinator Gebyar Vaksinasi Covid-19 Tingkat Jawa Barat Nina Susana Dewi mengatakan, selama dua hari penyelenggaraan vaksinasi dosis kedua, terdapat ratusan nakes yang telah disuntik.


"Dalam dua hari ini sebenarnya sasaran kita itu 2.301 nakes. Kemarin sudah dilakukan dan sasarannya ada 847 tapi yang bisa divaksin hanya 814 karena ada hal lainnya," ujar Nina.

Adapun sembilan orang yang gagal divaksin karena berbagai alasan. Ada yang sakit flu dan sebagian bentrok dengan jam kerja.

Sehingga, untuk mereka yang belum divaksin diberikan nomor telepon agar bisa divaksin di RS Hasan Sadikin.

"Hari ini lebih banyak dibanding dengan hari kemarin, seharusnya ada 1.461 nakes. Sampai jam setengah 9 tadi saya lihat di daftar itu sudah mencapai 298 orang sehingga diharapkan jam 3 sebanyak 1.461 ini bisa terlaksana," ujarnya.

Menurut Nina, selama dua hari pelaksanaan para penerima vaksin tidak mengeluhkan efek samping berat. Adapun efek samping yang dirasakan cenderung ringan seperti mengalami pusing.

"Jadi selama ini KIPI-nya atau efeknya itu hanya pusing kemudian ada yang panas dan sebagainya. Kita ada siapkan pos untuk dilakukan pemeriksaan dan kita harapkan semuanya baik-baik saja dan tidak ada memberatkan," tutur Nina.

Adapun tim pelaksana dari Gebyar Vaksinasi Covid-19 Jabar ini terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar, Dinkes Kota Bandung, KKP, Poltekkes, dan Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Selama gebyar dilaksanakan, para penerima vaksin Covid-19 adalah mereka yang bekerja di bidang kesehatan baik itu dari institusi maupun residen, karyawan rumah sakit, serta institusi lain seperti dari Fakultas Kedokteran, serta persatuan profesi perawat dan farmasi.

(hyg/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK