Banjir 2 Meter di Jatiasih Akibat Tanggul Bekasi Jebol

CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2021 16:15 WIB
Luapan sungai Cileungsi dan Cikeas mengakibatkan jebolnya tanggul Bekasi sehingga banjir menggenangi perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih. Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi kembali terendam, Senin, 8 Februari 2021. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman mengatakan banjir setinggi dua meter menggenangi Perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Puarman, luapan sungai Cileungsi dan Cikeas mengakibatkan jebolnya tanggul Bekasi sehingga banjir menggenangi perumahan tersebut.

"Beberapa hari lalu tanggulnya jebol, ditambah banjir sekarang. Rata-rata tinggi banjir sekarang dua meter," kata Puarman saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (19/2).


Tanggul yang jebol tersebut menghubungkan sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi, Jawa Barat. Sungai Cileungsi sebelumnya berada pada status siaga 1 saat ketinggian air di atas batas normal pada siang ini.

Puarman mengatakan ada tiga RW terdampak banjir kiriman tersebut. Sebagian warga mengungsi ke Gudang BNPBBekasi, beberapa warga terdampak memilih menetap di lantai dua rumahnya.

"Ada RW 8, 9, 10 di sana kena banjir, rata-rata satu RW 300-400 orang yang mengungsi di Gudang BNPB, ada juga yang tinggal di lantai 2 rumahnya," kata Puarman.

Puarman mengatakan tanggul tersebut sudah diperbaiki untuk penanganan darurat pada Kamis (18/2) malam. Namun perbaikan tersebut belum selesai sehingga mengakibatkan kebocoran.

KP2C menggunggah rekaman video yang memperlihatkan air sungai dari Kali Bekasi menggenangi jalanan di kompleks Perumahan Pondok Gede Permai. Genangan air sekitar 50 centimeter atau selutut orang dewasa tersebut membuat aktivitas di daerah itu terhambat.

Hujan deras mengguyur kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari hingga Jumat (19/2) pagi.Sejumlah daerah tergenang dengan ketinggian beragam.

Siaga banjir dan hujan intensitas tinggi ini sudah diperingatkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Peringatan dini berlaku dua hari belakangan sejak Kamis (18/2) dan Jumat (19/2).

(mln/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK