Hujan Dini Hari, Bekasi hingga Jaksel Kembali Disapa Banjir

CNN Indonesia | Sabtu, 20/02/2021 02:47 WIB
Sejumlah kompleks perumahan di Bekasi dan Jaksel terendam banjir hingga setinggi 70 Cm pada Sabtu (20/2) dini hari akibat hujan deras. Ilustrasi banjir di permukiman. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banjir dengan ketinggian air hingga 30 Sentimeter hingga 1,5 meter menerjang beberapa area permukiman di Bekasi dan Jakarta Selatan. Itu diduga terkait hujan deras sepanjang malam yang memicu luapan air di sungai.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di perumahan Antilope, Jaticempaka, Pondok Gede, Bekasi, air mulai menggenang pukul 01.30 WIB. Ketinggiannya mencapai 60-70 Cm atau sepaha orang dewasa.

Banjir itu diduga terjadi akibat luapan kali di dekat perumahan.


Sejumlah warga tampak berangsur mengungsikan kendaraan bermotornya ke permukiman yang lebih tinggi.

Terpisah, banjir juga merendam perumahan Pondok Melati, Jatiwarna, Bekasi, hingga setinggi 80 Cm. Banjir mulai menggenangi sejak pukul 01.00 WIB.

Warga yang tempat tinggalnya mulai tergenang sudah mengungsikan kendaraan bermotor, surat-surat berharga, dan barang elektronik masing-masing ke tempat yang lebih tinggi.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ketinggian air masih terus meningkat seiring hujan yang tak kunjung berhenti. Namun, belum ada warga yang mengungsi.

Senada, banjir juga menggenangi puluhan rumah warga di RT 003 dan RT 004/RW 05, Jalan Pepaya 5, Jagakarsa, Jakarta Selatan, usai hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta, Sabtu (20/2) dini hari.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, air mulai menggenangi jalan dan rumah warga sekitar pukul 01.30 WIB. Ketinggian air bervariasi mulai dari 30 cm sampai 1,5 meter.

Salah satu warga, Dandi mengatakan air baru kali ini masuk ke dalam rumahnya. Biasanya air hanya menggenangi jalan depan rumahnya.

"Baru kali ini air masuk rumah, air sebelumnya cuma di jalan depan rumah," kata dia, Sabtu (20/2).

Banjir pada dini hari ini membuat sejumlah warga keluar. Mereka juga mulai mengangkat barang-barang agar tak terendam.

Warga lainnya, Ian, mengatakan banjir lebih tinggi terjadi di Kampung Bengek, RT 004/RW 04. Menurutnya, air hampir setinggi pintu rumah warga.

"Di sana air udah satu meter lebih. Banyak barang-barang warga yang terendam," katanya.

Air dari saluran air atau got meluap ke jalan perkampungan.

Sebelumnya, BMKG mengumumkan potensi hujan deras hari ini di 17 provinsi, termasuk Jawa Barat dan DKI Jakarta. 

Infografis Jangan Panik Saat BanjirInfografis Jangan Panik Saat Banjir. (v)

Banjir sendiri sudah beberapa kali merendam wilayah DKI dan Bekasi pekan ini. Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yusmada Faizal menyebut itu terkait curah hujan ekstrem.

"Ini catatan dari BMKG, ya, itu hujan ekstrem di titik halim, sampai 160 mm/hari. Hujan sangat lebat di Manggarai, Pasar Minggu, Pakubuwono, dan selanjutnya yang lain-lain itu semua lebat," tutur Yusmada dalam rekaman video yang dibagikan tim Humas Pemprov DKI Jakarta, Jumat (19/2).

(bmw/fra/gil/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK