5 Orang Meninggal Akibat Banjir di Ibu Kota

yoa, CNN Indonesia | Minggu, 21/02/2021 12:41 WIB
BPBD DKI Jakarta menyebut lima orang meninggal akibat banjir yang melanda ibu kota pada Sabtu (20/2) kemarin. BPBD DKI Jakarta menyatakan lima orang meninggal akibat banjir yang melanda ibu kota pada Sabtu (20/2). Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Khaira Ummah).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat lima orang warga meninggal dunia akibat banjir yang melanda ibu kota pada Sabtu (20/2).

Plt Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto menjelaskan lima orang warga yang meninggal dunia itu terdiri dari satu orang lansia dan empat orang anak-anak.

"Korban merupakan lansia 67 tahun berjenis kelamin laki-laki yang terkunci di dalam rumah di Jatipadang, Jakarta Selatan. Selain itu empat anak-anak, terdiri dari tiga anak laki- laki di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang hanyut terseret arus banjir saat sedang bermain, dan satu anak perempuan usia 7 tahun yang tenggelam di Jakarta Barat," kata Sabdo dalam keterangannya, Minggu (21/2).


Lebih lanjut, ia menjelaskan hingga Minggu (21/2) pukul 09.00 WIB, seluruh wilayah Jakarta Pusat yang tergenang banjir telah surut. Sementara 49 RT di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur masih tergenang.

Wilayah yang masih tergenang di Jakarta Barat terdiri dari 6 RT dengan ketinggian air 40 - 70 cm.

Di Jakarta Selatan terdiri dari 11 RT dengan ketinggian air 40 - 90 cm. Sementara itu,k di Jakarta Timur terdiri dari 32 RT, dengan ketinggian air 40 - 100 cm.

"Jumlah pengungsi sebanyak 1.722 jiwa dari 514 KK, semuanya dari wilayah Jakarta Timur. Dan masih ada 10 lokasi pengungsian yang juga disiapkan di wilayah Jakarta Timur," ujar dia.

Ia menyebut, pada pagi ini, pihaknya telah mendistribusikan makanan dan perlengkapan untuk proses pembersihan kepada warga yang terdampak banjir.

"Sesuai instruksi Pak Gubernur, kami akan terus upayakan untuk penanganan dengan mengutamakan keselamatan jiwa," ucap dia.

(agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK