Tim Rizieq Minta Polisi Penuhi Panggilan Hakim Hadir Sidang

CNN Indonesia | Senin, 01/03/2021 14:54 WIB
Sidang perdana praperadilan Rizieq Shihab ditunda karena penyidik dari Polda Metro Jaya tak memenuhi panggilan hakim PN Jakarta Selatan, Senin (1/3). Kuasa hukum Rizieq Shihab Alamsyah Hanafiah (kiri) menyampaikan gugatannya kepada Hakim Ketua Suharno (kanan) saat sidang pembacaan permohonan praperadilan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (1/3/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah meminta aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya memenuhi panggilan hakim agar hadir di sidang praperadilan yang diajukan kliennya.

Pernyataan Alamsyah disampaikan menyusul aparat kepolisian yang kembali mangkir untuk kali kedua di sidang agenda pembacaan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/3).

"Kita sampaikan sebagai penegak hukum penyidik Polda Metro Jaya semestinya harus mematuhi panggilan pengadilan tidak perlu diperingatkan oleh hakim," kata Alamsyah usai penundaan sidang.


Dia mengaku pihaknya menghormati keputusan hakim yang telah mengingatkan agar pihak terlapor dari Polda Metro Jaya hadir dalam persidangan. Dengan pemanggilan tersebut, ujar Alamsyah, sidang tetap dapat dilanjutkan sekalipun pihak termohon atau terlapor tak hadir.

Pihaknya telah menyiapkan sejumlah alat bukti, terkait gugatan penangkapan dan penahanan terhadap Rizieq. Dalam permohonan gugatan tersebut, Alamsyah menilai penangkapan dan penahanan terhadap kliennya cacat hukum.

"Dengan peringatan, artinya panggilan dengan peringatan itu apabila tidak hadir pada Senin yang akan datang perkara lanjut itu namanya panggilan dengan peringatan," kata Alamsyah.

Hakim tunggal Suharno rencananya akan kembali memimpin sidang perdana pada Senin (8/3) mendatang. Sempat diminta agar sidang dilanjutkan, ia memutuskan untuk memberi dispensasi kepada Polda Metro Jaya selaku termohon sebab pemanggilan baru dilayangkan.

"Hakim berkesimpulan oleh karena pihak termohon baru secara sah dipanggil batu satu kali, kami kasih kesempatan sekali lagi," ujarnya.

Rizieq diketahui kembali mengajukan praperadilan setelah upaya hukum yang sama terkait penetapan dirinya sebagai tersangka ditolak pertengahan Januari lalu. Dalam gugatannya kali ini, Rizieq mengajukan praperadilan terkait penangkapan dan penahanannya.

"Karena obyek praperadilan pertama, tidak sahnya penetapan tersangka. Sekarang objeknya berubah. Tidak sahnya penahanan dan penangkapan," kata Alamsyah.

Sementara itu, secara terpisah, Polri menjamin polisi bakal hadir dalam sidang praperadilan yang dimohonkan Rizieq ke PN Jakarta Selatan.

"Mungkin pada sidang-sidang berikutnya pasti dari Polri akan hadir," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (1/3).

Dia mengatakan bahwa ketidakhadiran Polri dalam sidang praperadilan itu bukan sebuah masalah. Pasalnya, kata dia, hal tersebut memang dapat dilakukan apabila pihak termohon melaporkannya kepada Hakim persidangan.

"Untuk sekarang tidak hadir kenapa? nanti perlu pendalaman dari divisi hukum, seperti itu. Tapi ketika tidak hadir, memberi tahu daripada hakim-hakim. Ketidakhadiran itu merupakan dari mekanisme yang diperbolehkan," kata Rusdi.

(thr, mjo/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK