Pengendara Moge Minta Maaf, Paspampres Anggap Urusan Selesai

CNN Indonesia | Senin, 01/03/2021 15:31 WIB
Paspampres mengatakan urusan dengan pengendara motor yang menerobos Ring 1 Istana Kepresiden Jakarta sudah selesai sejak Minggu 21 Februari lalu. Paspampres menyatakan urusan dengan pengendara motor gede (moge) yang menerobos Jalan Veteran 3 atau Ring 1 Istana Kepresiden Jakarta sudah selesai. Ilustrasi (CNN Indonesia/Prima Gumilang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tak memperpanjang urusan pengendara motor gede (moge) yang menerobos Ring 1 Istana Kepresidenan Jakarta. Pernyataan itu disampaikan usai para pengendara moge meminta maaf.

Asintel Paspampres Kolonel Wisnu Herlambang menyampaikan pihaknya hanya menjelaskan tugas pengamanan. Menurutnya, urusan telah selesai saat para pengendara meninggalkan lokasi.

"Untuk Paspampres, sebetulnya sudah selesai dengan memberikan edukasi saat kejadian kemarin," kata Wisnu dalam rekaman suara yang diterima pada Senin (1/3).


Wisnu mengatakan petugas Paspampres melakukan pengamanan sebagai bentuk kewaspadaan. Mereka juga diperbolehkan untuk melumpuhkan siapapun yang menerobos Ring 1.

Pada saat kejadian Minggu (21/2), petugas langsung memeriksa para pengendara moge. Setelah memastikan kondisi aman, petugas memberikan penjelasan terkait tindakan itu.

Ternyata, kata Wisnu, kejadian itu bertambah panjang setelah pengendara moge mengunggah video mereka. Namun, Paspampres tak ambil pusing dengan tindakan itu.

"Misalnya video tersebut dianggap melanggar hukum atau peraturan lalu lintas yang jadi kewenangan kepolisian, kita serahkan kepada kepolisian untuk memeriksa memproses apakah ada pelanggaran hukum atau tidak," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Juru Bucara Bikers Halid Darmawan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Ia menegaskan para pengendara tak berniat membahayakan Ring 1 ataupun membuat buruk citra Paspampres.

Halid mewakili para pengendara moge berjanji tak akan melakukan tindakan itu lagi. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat luas.

"Saya mohon maaf karena sudah mencoreng nama baik permotoran di Indonesia. Semoga dunia motor Indonesia lekas membaik. Saya tidak lupa meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena sudah membuat kegaduhan dengan asnaya video viral tersebut," ujar Halid.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video Paspampres menendang pengendara moge. Setelah diusut, ternyata kejadian berlangsung di Jalan Veteran 3 atau Ring 1 Istana Kepresidenan.

Para pengendara menerobos pembatas jalan. Petugas Paspampres telah memperingatkan, tapi pengendara tetap melaju. Paspampres menindak dengan menendang salah satu pengendara hingga tersungkur.

(dhf/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK