Ada Mutasi Corona, Wacana Sekolah Dibuka Juli Jalan Terus

CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 12:56 WIB
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan rencana pembukaan sekolah pada Juli belum disetop. Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah tetap mengkaji pembukaan sekolah meski mutasi corona dari Inggris sudah ditemukan di Indonesia (Biro Setpres/Rusman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya tetap melanjutkan kajian dan persiapan pembukaan sekolah pada Juli 2021 meskipun mutasi virus corona B117 sudah ditemukan di Indonesia.

"Sejauh ini belum ada agenda terkait hal tersebut (mengevaluasi pembukaan sekolah karena mutasi baru)," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/3).

Ia mengatakan pembukaan sekolah tetap dilakukan jika mutasi corona baru dinilai aman dan memungkinkan kegiatan mobilisasi tetap dilakukan.


"Iya tentu (dilanjutkan jika aman). Kita harus mencoba beradaptasi agar tetap produktif di masa pandemi," lanjutnya.

Wiku mengatakan bahwa Indonesia telah memiliki sistem pengamanan berlapis untuk mencegah varian baru tersebut. Ketika kasus mutasi baru ditemukan, kata dia, petugas di lapangan akan langsung mengupayakan isolasi pada pasien.

"Upaya ini berusaha untuk menjamin kasus positif harus menjadi negatif terlebih dahulu untuk bisa melanjutkan aktivitasnya demi mencegah penularan yang lebih luas," ucapnya.

Terpisah, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jumeri mengatakan pihaknya masih lanjut mengkaji opsi pembukaan sekolah setelah vaksinasi guru dan tenaga kependidikan dilakukan.

Kemendikbud juga masih menunggu arahan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 jika varian baru tersebut berdampak pada wacana pembukaan sekolah.

"Kami perlu mendapat konfirmasi dari Satgas Covid nasional untuk hal terkait langkah selama pandemi," kata dia.

"Varian baru kan belum dikonfirmasi (dampaknya). Jadi kita tahan diri agar tidak riuh," tambah Jumeri.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan Indonesia telah menemukan dua kasus mutasi corona baru yang berasal dari Inggris pada Selasa (2/3). Sementara pemerintah mulai membuka opsi pembukaan sekolah dan kampus setelah pendidik dan tenaga kependidikan divaksin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah yang menyebut vaksin Covid-19 tidak efektif melawan mutasi virus corona.

"Saya baca jurnal terkemuka di dunia belum ada ahli yang bilang bahwa vaksin tidak bisa mengatasi virus strain baru ini. Jadi sementara saya serahkan ke ahlinya," tuturnya kemarin.

(fey/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK