PKS: Anies Tiga Kali Surati DPRD Minta Lepas Saham Bir Delta

CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 16:16 WIB
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Arifin meminta saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta segera dilepas. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Arifin meminta saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta segera dilepas. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Arifin meminta pimpinan DPRD merespons surat yang dikirimkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait permohonan persetujuan penjualan saham kepemilikan pada perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Arifin mengatakan PKS sebagai partai pengusung Gubernur Anies Baswedan mendukung rencana Pemprov DKI menjual saham itu.

"Sikap Fraksi PKS sangat jelas meminta saham Pemprov di bir Delta agar segera dilepas. Fraksi PKS meminta pimpinan DPRD segera merespons hal ini, karena berdasarkan info yang kami terima Gubernur sudah tiga kali berkirim surat ke pimpinan DPRD terkait masalah ini," kata Arifin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (3/3).


Dihubungi terpisah, Ketua Fraksi Golkar Basri Baco menyatakan pihaknya juga mendukung penjualan saham bir Delta. Basro menyarankan uang hasil penjualan saham itu disuntikkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta.

"Lebih baik untuk PD Dharma Jaya agar bisa kontrol peredaran Daging di Jakarta. Buat bangun sekolah Negeri baru juga bisa, atau bangun puskesmas, banyak kelurahan yang belum punya puskesmas," kata Basri.

Sejumlah ormas juga ikut mendukung penjualan saham perusahaan bir oleh Pemprov DKI Jakarta. Tim Hukum Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar mendesak Anies melepas kepemilikan saham PT Delta Djakarta.

"Sepakat, untuk kebaikan dan kemaslahatan bagi agama, masyarakat dan bangsa pasti Front Persaudaraan Islam sepakat dan mendukung [Anies lepas saham di perusahaan bir]," kata Aziz kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/3).

Aziz mengatakan dalam Islam, miras berstatus sebagai barang haram. Ia menilai miras bisa berdampak kerusakan besar bagi masyarakat yang mengonsumsinya.

Sekjen DPD FPI Jakarta Novel Bamukmin (tengah) memberikan keterangan pers saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/1). Kedatangannya tersebut untuk melaporkan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, terkait dugaan pencemaran baik soal Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Senada, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin juga berharap agar Pemprov DKI Jakarta bisa melepas kepemilikan saham di PT Delta Jakarta.

"Saya berharap yang memang Pemprov DKI dari masa ke masa mempunyai saham di PT Delta menarik itu," kata Novel.

Ia menilai momentum untuk melepas saham itu sudah tepat karena Anies kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Sudah saatnya Pemprov DKI Jakarta saat ini yang dipimpin Anies Baswedan untuk menarik sahamnya," kata dia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya mengatakan penjualan saham DKI di PT Delta butuh waktu.

Namun begitu, ia memastikan Pemprov tetap akan menjual saham itu sebagai bagian dari janji kampanye Anies saat itu.

"Prosesnya tidak seperti menjual barang sendiri, ada prosesnya, ada tahapannya, di antaranya harus mendapat persetujuan dari DPRD provinsi DKI Jakarta," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (1/3)

Sementara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mempertanyakan alasan Pemprov DKI Jakarta yang ingin menjual saham kepemilikan itu.

"Bukan masalah menguntungkan atau tidak. Itu enggak ada salahnya. Kita tidak pernah menyuntikkan dana ke PT Delta. Ini ada apa? Ini ada apa orang yang menggebu-gebu untuk menjual (saham) PT Delta," kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa (2/3).

Infografis Kepemilikan Saham Delta DjakartaInfografis Kepemilikan Saham Delta Djakarta. (CNN Indonesia/Fajrian)
(yoa/rzr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK