Moeldoko Terpilih Jadi Ketum Meski Tak Hadir KLB Demokrat

CNN Indonesia | Jumat, 05/03/2021 17:18 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih menjadi ketua umum Demokrat lewat KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih sebagai ketua umum Demokrat meski tak hadir dalam KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3).

Penetapan dilakukan oleh Jonny Allen yang menjadi pimpinan sidang KLB. Moeldoko pun ditetapkan sebagai ketum hasil KLB Demokrat meski tak terlihat hadir di ruang sidang.

"Memutuskan, menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai ketua umum partai demokrat," kata Jonny membacakan putusan sidang.


Moeldoko yang tak hadir secara langsung sempat ditelepon oleh pimpinan sidang. Ia menyapa para peserta KLB dan menanyakan beberapa hal sebelum akhirnya menerima keputusan tersebut.

"Saya ingin pastikan keseriusan teman-teman. Tugas pokok saya tidak kalah berat membantu pemerintah untuk memulihkan pandemi. Apakah KLB ini sesuai ADR/ART atau tidak?" tanya Moeldoko.

"Sesuai," ujar peserta KLB.

"Saya ingin tahu keseriusan kalian memilih saya di Demokrat serius apa tidak?" kata Moeldoko lagi.

Spontan pertanyaan itu langsung dijawab peserta KLB dengan menyatakan serius.

Mantan Panglima TNI itu pun terpilih secara aklamasi. Ia mengalahkan Marzuki Alie yang juga santer diusulkan oleh para kader dalam sidang sebagai ketua umum. Marzuki sendiri hadir langsung di arena KLB Demokrat.

Marzuki yang mengenakan atribut Demokrat mengaku bersyukur KLB telah menganulir keputusan DPP Demokrat yang memecatnya.

Kemudian, peserta juga mengusulkan Marzuki diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Walhasil, permintaan itu langsung diterima oleh Jonny Allen dan kader lainnya. Marzuki pun terpilih jadi Ketua Dewan Pembina.

"Saya minta kalau saya dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina maka harus disahkan dalam kongres ini," kata Marzuki.

Dalam kepemimpinan Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Marzuki dipecat lantaran terlibat dalam aksi kudeta ini. Ia sendiri sempat menjabat sebagai sekretaris jenderal Demokrat.

Sebelum sampai ke arena KLB Demokrat, Marzuki sempat dicegat oleh Wasekjen Demokrat, Jansen Sitindaon dan Irwan Fecho di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

(mjo/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK