Kecanduan Game, 4 Remaja Dirawat di Rumah Sakit Jiwa Jabar

CNN Indonesia
Selasa, 16 Mar 2021 12:41 WIB
Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul menemui empat orang remaja yang dirawat di RS Jiwa Jabar, Kabupaten Bandung Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menemui anak kecanduan game di RS Jiwa Jabar, Selasa (16/3). (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menemui remaja kecanduan game di handphone yang menjalani perawatan rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kunjungan tersebut Uu bertemu dengan empat orang remaja putra di salah satu ruangan konsultasi RSJ. Ia pun bertanya alasan keempat remaja putra itu menjalani rawat jalan di rumah sakit tersebut.

"Kenapa dirawat di sini. Sudah berapa lama menjalani perawatan di sini?" kata Uu kepada salah seorang remaja putra yang kecanduan game.

"Suka ngebanting hp (handphone). Sudah dua minggu (menjalani rawat jalan)," ujar remaja putra tersebut.

Uu mendoakan agar para remaja putra tersebut bisa lepas dari kecanduan game di gawai.

"Jadi saya datang ke sini untuk meyakinkan, dan memang dampak handphone ini sangat luar biasa," ujarnya.

Menurutnya, saat ini banyak anak-anak yang ketergantungan atau kecanduan terhadap gawai. Faktor penyebab kecanduan tersebut juga beragam.

"Penyebabnya bisa karena awalnya gangguan stres mengurung diri dan tidak punya teman, kemudian pegang telepon seluler karena enggak ada kegiatan. Bisa juga mereka enggak punya komorbid atau penyakit penyerta kemudian pegang handphone," katanya.

Melihat fenomena kasus anak kecanduan games di gawai, Uu meminta ke para orang tua mengawasi anak dengan berbagai situasi dan kondisi. Ia juga meminta orang tua memberikan pendidikan spiritual kepada anak.

"Jangan biarkan anak mengurung diri sendiri di kamar, anak harus ceria, harus bergaul dengan temannya tapi jangan asal bergaul. Anak harus diberikan pendidikan ukhrowi dengan memanggil ustaz atau yang nonmuslim tokoh agama untuk menjaga keseimbangan," ujarnya.

(Antara/fra)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER