Kejagung Periksa Anak Eks Terpidana BLBI Terkait Kasus Asabri

CNN Indonesia | Selasa, 06/04/2021 10:33 WIB
Rommy Dharma, anak dari Artalyta Suryani bekas terpidana kasus BLBI, diperiksa Kejaksaan Agung terkait aset kasus Asabri. Gedung kantor PT Asabri yang ada di kawasan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) mendalami keterlibatan anak dari pengusaha Artalyta Suryani alias Ayin, Rommy Dharma Satriawan dalam kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan dana keuangan dan investasi PT ASABRI (Persero).

Rommy yang juga merupakan Direktur Bukit Berlian Plantations menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) pada Senin (5/3) kemarin.

Direktur Penyidikan pada Jampidsus, Febrie Adriansyah mengatakan bahwa Rommy diperiksa oleh penyidik untuk didalami terkait sejumlah aset yang dimiliki oleh tersangka Heru Hidayat dalam perkara ini.


"(Pemeriksaan Rommy) itu terkait aset yang di Gorontalo, untuk pengecekan aset. Terkait dengan Heru, tapi belum kami pastikan," kata Febrie kepada wartawan saat dikonfirmasi, Selasa (6/3).

Rommy sendiri memimpin perusahaan yang bergerak di bidang minyak kelapa sawit. Perusahaan itu, mengelola setidaknya 70 ribu hektare (Ha) lahan kelapa sawit di wilayah Palu, Gorontalo, Manado hingga Maluku Utara.

Febrie belum dapat merincikan bentuk aset yang sedang ditelusuri oleh penyidik terhadap anak pengusaha tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa luas aset yang disidik oleh pihaknya mencapai 20 ribu hektare.

Aset itu, kata dia, belum disita oleh penyidik dan tengah diperiksa secara langsung di lapangan.

"Kami pastikan lah bagaimana mengenai proses perolehannya, adakah keterkaitan dana masuk dengan Heru," ucap dia.

Ayin sendiri merupakan terpidana dalam kasus suap ke Jaksa pada Kejagung, Urip Tri Gunawan pada 2008 lalu. Uang diserahkan kepada Urip dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Penyelidikan kasus BLBI Sjamsul Nursalim, sebesar Rp6 miliar.

Suap tersebut diberikan di rumah Sjamsul Nursalim di Jalan Terusan Hang Lekir II WG 9, Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Berdasarkan putusan hakim, uang diberikan oleh Ayin, agar Urip memberikan informasi tentang penyelidikan BLBI Sjamsul Nursalim.

(mjo/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK