Proyek Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin Molor Mei 2021

CNN Indonesia | Kamis, 08/04/2021 03:20 WIB
Sedianya Pemprov DKI menargetkan pembangunan jalur sepeda permanen Sudirman-Thamrin rampung pada Maret 2021, namun terpaksa molor hingga Mei nanti. Seorang pesepeda melintasi jalur sepeda yang hanya dicat warna hijau di Jalan Jendral Sudirman. Jakarta, Sabtu, 6 Februari 2021. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pembangunan jalur sepeda permanen di ruas Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta, molor hingga Mei 2021.

Sedianya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalur sepeda permanen itu rampung pada Maret 2021.

"Sebagaimana target awal memang terjadi keterlambatan, harusnya selesai bulan Maret, tapi ada beberapa relaksasi yang kemudian target kami mundurkan ke bulan Mei," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam rapat bersama dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/4).


Syafrin menjelaskan target jalur sepeda permanen itu molor akibat beberapa hal teknis. Salah satunya adalah pemindahan lajur TransJakarta di kawasan Dukuh Atas yang berada di ruas Jalan Jenderal Sudirman.

Menurutnya, akibat hal tersebut, satu lajur yang berada di sisi Timur itu akan masuk ke lajur sisi Barat

"Sehingga akan ada konsistensi lajur, total dari kiri ke kanan akan ada tiga lajur untuk lalu lintas, satu ruang untuk jalur sepeda," ujarnya.

"Kemudian termasuk di dalamnya pembangunan di Taman Semanggi. Ini juga perlu masukan secara komprehensif dari seluruh elemen," kata Syafrin menambahkan.

Syafrin melanjutkan, untuk perkembangan terkini, pihaknya baru memasang 505 dari 4.454 planter box. Pemprov DKI diketahui menggunakan planter box sebagai pemisah jalur permanen sepeda dengan jalur kendaraan lain. Syafirn menerangkan saat ini seluruh planter box telah tersedia dan tinggal dipasang.

"Tapi untuk pemasangannya pun tentu akan menunggu secara keseluruhan penyelesaian di dua titik tadi," imbuhnya.

Pemprov DKI Jakarta mulai mempermanenkan jalur sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Pembatas jalur sepeda permanen sudah dipasang di Jalan Sudirman, Jakarta. Rabu (24/2/2021). CNN Indonesia/Andry NovelinoPemprov DKI Jakarta hendak membuat jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Lebih lanjut, Syafrin mengklaim, sejak sosialisasi jalur sepeda permanen, pesepeda di kawasan tersebut juga meningkat. Pada hari-hari kerja atau weekdays, jalur sepeda dilewati setidaknya hingga 3.000 pesepeda.

Sementara, pada hari libur atau akhir pekan bisa meningkat lebih drastis. Ia menyebut, pengguna jalur sepeda pada hari Sabtu-Minggu bisa mencapai hingga puluhan ribu.

"Bahkan bisa 30.000-an di hari Minggu. Ini harus difasilitasi secara baik oleh Pemprov, sehingga animo masyarakat yang jadikan sepeda sebagai alat mobilitas terfasilitasi dan terpenuhi aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan dari pengguna sepeda," tandasnya.

Sebelumnya Pemprov DKI berencana pembangunan jalur sepeda permanen sepanjang 11,2 kilometer di sepanjang kawasan Sudirman-Thamrin. Jalur sepeda memiliki lebar hingga 2 meter.

Jalur sepeda permanen ini nantinya akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas bagi pesepeda, di antaranya wayfinding, pijakan kaki di kaki simpang dalam lintasan jalur sepeda, dan rest area berupa bike rack pada trotoar.

(dmi/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK