Kasus Penyekapan ART, Bams Eks Samson Akan Dipanggil Polisi

CNN Indonesia | Kamis, 15/04/2021 15:27 WIB
Bams eks Samson dan ibunya akan diperiksa polisi terkait laporan dugaan penyekapan terhadap ART. Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bams eks vokalis band Samson dan ibunya, Desiree Tarihan, akan dipanggil polisi terkait laporan dugaan penyekapan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial I.

"Rencana ke depan nanti kalau sudah terkumpul semuanya baru akan kita klarifikasi kepada para terlapor, masih kita jadwalkan karena ini masih dalam tahap penyelidikan. Terlapornya nanti kita panggil," tutur Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di kantornya, Kamis (15/4).

Terkait laporan ini, kata Yusri, pelapor yakni ART berinisial I telah dimintai klarifikasi. Pelapor, lanjutnya, juga telah menyerahkan barang bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut.


Disampaikan Yusri, hari ini penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Namun, ia tak membeberkan identitas saksi yang akan diperiksa.

"Ada dua orang saksi yang melihat yang rencananya akan kita klarifikasi hari ini dengan membawa bukti kepada penyidik," ucap Yusri.

Sebelumnya, seorang ART berinisial I melaporkan Bams dan ibunya, Desiree Tarigan ke Polda Metro Jaya. Laporan itu diterima dengan nomor LP/1839/IV/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ tanggal 6 April 2021. Dalam laporan itu, pihak pelapor yakni I.

Selain Bams dan ibunya, I juga turut melaporkan dua orang lainnya. Yakni, Vino dan Prianka Reguna Bukit.

Pasal yang dilaporkan oleh I yakni merampas kemerdekaan orang lain dan atau mengakses data elektronik orang lain tanpa izin Pasal 333 KUHP Jo Pasal 30 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Berdasarkan penuturan I, ia tak hanya mengalami penyekapan. Ponsel miliknya pun, kata dia, dikloning untuk memantau komunikasinya.

(dis/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK