Pemkab Kulon Progo Awasi Kedatangan Pemudik di Perbatasan

Antara, CNN Indonesia | Minggu, 18/04/2021 09:52 WIB
Sebagai respon dari larangan mudik pada Lebaran 2021 yang diterbitkan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten Kulon Progo akan awasi kawasan perbatasan. Sebagai respon dari larangan mudik pada Lebaran 2021 yang diterbitkan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten Kulon Progo akan awasi kawasan perbatasan. (Foto: ANTARA/Sutarmi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Merespon larangan mudik dari pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta akan lakukan pengawasan di sejumlah titik perbatasan jelang momen Lebaran 2021.

Pengawasan dilakukan untuk memantau pergerakan pemudik yang akan datang dari luar daerah DIY, salah satunya dengan pengecekan surat keterangan bebas Covid-19.

Titik perbatasan yang menjadi perhatian antara lain jalan nasional, Kecamatan Temon yang menjadi akses utama pemudik dari barat yang masuk melalui sisi selatan.


Dari sisi utara, titik pengawasan akan dilakukan di kawasan Pasar Jagalan, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang. Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulon Progo Lucius Bowo Pristiyanto.

"Kami juga tidak menutup mata terhadap jalur tikus yang akan dilalui oleh pemudik di wilayah Girimulyo yang merupakan pintu gerbang dari wilayah Purworejo, Jawa Tengah." ujar Bowo, Sabtu (18/4).

Dishub Kulon Progo akan menerjunkan sekitar 40 personel yang terdiri dari sejumlah tim mulai dari penerangan jalan umum (PJU), lalu lintas, dan perlengkapan jalan.

Meski belum konkret, namun pihak pemerintah Kab. Kulon Progo akan berkoordinasi dengan pemerintah DIY untuk pengawasan titik-titik perbatasan jelang momen Lebaran 2021.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Fajar Gegana menyatakan lonjakan pemudik ke Kulon Progo diprediksi bakal terjadi H-2 sebelum hari raya Idulfitri.

"Upaya tersebut dilakukan untuk melakukan pemantauan pemudik yang sudah melakukan perjalanan pulang kampung sejak jauh-jauh hari. Kami juga akan memberikan imbauan berupa surat edaran (SE) ke gugus tugas penanganan Covid-19 tingkat desa." ujar Fajar.

(Antara/fjr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK