1.867 dari 2.680 Orang Masuk ke RI Dinyatakan Terpapar Covid

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 15:53 WIB
Dari 2.680 orang yang masuk ke Indonesia selama periode Desember 2020-April 2021, sebanyak 1.867 orang dinyatakan terpapar Covid. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan secara kumulatif sebanyak 2.680 orang yang masuk ke Indonesia, 1.867 orang diantaranya dinyatakan terpapar virus corona meski telah membawa surat bebas covid-19 dari otoritas negara asal atau tempat bekerja.

2.349 merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sementara 241 lainnya adalah Warga Negara Asing (WNA). Data itu didapatkan dari hasil laporan tim Satgas di penjagaan pintu masuk RI sepanjang 28 Desember 2020-17 April 2021.

"Terjaring pada swab pertama 1.867 orang positif Covid-19, padahal bawa dokumen negatif Covid-19," kata Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo dalam Rapat Koordinasi Satgas yang disiarkan melalui kanal YouTube Pusdalops BNPB, kemarin.


Doni merinci, 2.349 WNI itu merupakan pendatang dari Arab Saudi sebanyak 863 orang. Kemudian Uni Emirat Arab (UEA) sebanyak 488 orang, Turki 253 orang, Malaysia 138 orang, Qatar 93 orang, Singapura 59 orang dan jepang 48 orang. Kemudian kedatangan WNI dari Mesir sebanyak 65 orang, Kongo 63 orang, dan Lebanon 42 orang.

Sementara untuk 241 WNA rinciannya 30 WNA asli India, 26 asli UEA, 23 dari Qatar, 21 dari Jepang, dan 16 WNA asal Turki.

"Kita sudah lihat bahwa mereka yang datang membawa dokumen negatif Covid-19. Namun kenyataannya setelah diperiksa swab pertama positif Covid-19," jelas Doni.

Doni menjelaskan, WNI dan WNA yang dinyatakan terinfeksi covid-19 lantas diwajibkan menjalani perawatan di tempat yang telah difasilitasi Satgas sesuai dengan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021. Sementara yang negatif covid-19 juga diwajibkan menjalankan isolasi mandiri selama lima hari.

Apabila mereka yang negatif covid-19 masih tetap negatif setelah menjalani pemeriksaan PCR Swab kedua, maka mereka dipersilahkan untuk kembali ke tujuan asal masing-masing. Adapun dari pengambilan swab kedua, ditemukan masih sekitar 813 orang yang positif covid-19.

Untuk itu, Doni meminta seluruh pemerintah daerah dan kementerian/lembaga yang berhubungan dengan kedatangan warga ke tanah air dan kepulangan WNI dari luar negeri untuk tetap mematuhi aturan dan protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan.

"Nah, bisa dibayangkan apabila kita membiarkan mereka pulang kampung ke daerah masing-masing. Artinya diantara mereka ada yang positif covid-19, menulari. Jadi kerja keras kita akan sia-sia ketika bapak atau ibu di pintu masuk kedatangan, tidak bekerja secara maksimal," pungkasnya.

(kha/ugo)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK