Rangkuman Covid: Pengetatan Mudik, Ratusan WN India Masuk RI
CNN Indonesia
Kamis, 22 Apr 2021 18:47 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Varian Corona Menyebar
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan mutasi virus SARS-CoV-2 hampir menyebar di seluruh provinsi Indonesia. Sejauh ini terpantau baru ada lima varian corona di Indonesia yang berhasil teridentifikasi, yakni varian D614G, B117, N439K, E484K, dan B1525.
Sekolah Tatap Muka Nihil Covid
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengklaim sejauh ini belum mendapat komplain kasus covid-19 dari orang tua ataupun masyarakat terkait uji coba sekolah tatap muka usai berjalan hampir dua pekan lebih.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menjalani pengambilan sampel darah untuk vaksin Nusantara di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Uji klinis vaksin Nusantara diketahui telah dihentikan dan dilanjutkan dengan penelitian sel dendritik.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan vaksin Nusantara yang tengah diteliti di RSPAD Gatot Soebroto tak akan dikomersialkan dan diproduksi secara massal.
Vaksinasi Hampir 18 Juta Dosis
Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 11.432.711 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona per Kamis (22/4) pukul 12.00 WIB. Sementara 6.488.197 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Saat ini program vaksinasi telah memasuki tahapan kedua yang menyasar sebanyak 17,3 juta petugas pelayanan publik dan 21,5 juta lansia. Program vaksinasi nasional sendiri telah berjalan sejak 13 Januari lalu, dan ditargetkan akan rampung pada Desember 2021 hingga Maret 2022.
Data harian yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari ini Kamis (22/4) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 6.243 orang pada hari ini.
Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 5993 kasus, dan kasus meninggal 165 kasus baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 1.626.812 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 1.481.449 orang dinyatakan pulih, 101.191 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 44.172 lainnya meninggal dunia.
Wabah global virus corona (covid-19) yang telah menjangkit Indonesia selama setahun lebih telah mengakibatkan sebanyak 44 ribu jiwa meninggal akibat terinfeksi virus menular ini.
Di Indonesia, berbagai kebijakan pemerintah juga digalakkan mulai dari pembatasan mobilitas warga, peniadaan mudik, hingga program vaksinasi nasional yang sudah berjalan hampir tiga bulan.
Terbaru, pemerintah berupaya melakukan pengetatan larangan mudik di pra dan pasca periode larangan yakni 6-17 Mei. Di tengah pengetatan itu, Kementerian Kesehatan menyebut Indonesia kedatangan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan WN India ini dinilai mengkhawatirkan lantaran negara berpenduduk 1,3 miliar itu saat ini menghadapi situasi sulit akibat lonjakan covid-19.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menerbitkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. Dalam surat edaran tersebut, pengetatan mudik Lebaran dimulai hari ini atau H-14 jelang larangan mudik 6-17 Mei 2021.
Pengetatan akan berakhir H+7 larangan mudik atau hingga 24 Mei mendatang. Salah satu poin utama tambahan kebijakan anyar itu adalah tes pemeriksaan deteksi covid-19 hanya berlaku 1 x 24 jam dari yang awalnya 3 x 24 jam.
135 WN India Masuk Indonesia
Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Benget Saragih menyebut Indonesia kedatangan ratusan WNA dari India yang tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (21/4) malam.
Ratusan WNA itu tak dilarang memasuki kawasan Indonesia sebab menjadi salah satu kriteria WNA yang diperbolehkan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta para dokter bersedia membuka layanan penyuntikan vaksin virus corona di rumah masing-masing guna mengakselerasi capaian program vaksinasi nasional.
Rencana itu ditargetkan bakal dimulai pada semester kedua atau Juli-Desember 2021 mendatang, mengingat hampir sepertiga dari total komitmen vaksin covid-19 Indonesia didatangkan pada semester kedua.
Varian Corona Menyebar
Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Varian Corona Menyebar
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan mutasi virus SARS-CoV-2 hampir menyebar di seluruh provinsi Indonesia. Sejauh ini terpantau baru ada lima varian corona di Indonesia yang berhasil teridentifikasi, yakni varian D614G, B117, N439K, E484K, dan B1525.
Sekolah Tatap Muka Nihil Covid
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengklaim sejauh ini belum mendapat komplain kasus covid-19 dari orang tua ataupun masyarakat terkait uji coba sekolah tatap muka usai berjalan hampir dua pekan lebih.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menjalani pengambilan sampel darah untuk vaksin Nusantara di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Uji klinis vaksin Nusantara diketahui telah dihentikan dan dilanjutkan dengan penelitian sel dendritik.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan vaksin Nusantara yang tengah diteliti di RSPAD Gatot Soebroto tak akan dikomersialkan dan diproduksi secara massal.
Vaksinasi Hampir 18 Juta Dosis
Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 11.432.711 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona per Kamis (22/4) pukul 12.00 WIB. Sementara 6.488.197 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Saat ini program vaksinasi telah memasuki tahapan kedua yang menyasar sebanyak 17,3 juta petugas pelayanan publik dan 21,5 juta lansia. Program vaksinasi nasional sendiri telah berjalan sejak 13 Januari lalu, dan ditargetkan akan rampung pada Desember 2021 hingga Maret 2022.
Data harian yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari ini Kamis (22/4) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 6.243 orang pada hari ini.
Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 5993 kasus, dan kasus meninggal 165 kasus baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 1.626.812 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 1.481.449 orang dinyatakan pulih, 101.191 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 44.172 lainnya meninggal dunia.