LBH Jakarta Sebut Peserta Demo Myanmar 'Diangkut' Polisi

CNN Indonesia | Sabtu, 24/04/2021 19:01 WIB
LBH Jakarta menyebut sejumlah peserta aksi demonstrasi menolak kekerasan Myanmar di sekitar Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan dibawa polisi. LBH Jakarta menyebut sejumlah peserta aksi demonstrasi menolak kekerasan Myanmar di sekitar Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan dibawa polisi. Ilustrasi. (AP/Dita Alangkara).
Jakarta, CNN Indonesia --

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyebut kepolisian menangkap sejumlah peserta aksi demonstrasi menolak kekerasan Myanmar di sekitar Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan. Selain itu, dua Asisten Pengacara Publik LBH Jakarta Andrie Yunus dan Ridwan Herdika juga ikut dibawa ke Polres Jakarta Selatan.

Informasi tersebut diunggah akun @LBH_Jakarta di Twitter, Sabtu (24/4). Unggahan tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati.

"Siang tadi, 24 April 2021 sekitar pukul 14.00 WIB, massa aksi dan dua Asisten Pengacara Publik LBH Jakarta Andrie Yunus dan Ridwan Herdika ditangkap dan dibawa ke Polres Jakarta Selatan," demikian informasi dari unggahan Twitter @LBH_Jakarta, Sabtu (24/4).


Informasi itu mengatakan, dua asisten pengacara publik itu ditangkap ketika memberikan bantuan hukum pendampingan aksi demonstrasi yang digelar Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), Urban Poor Consortium (UPC), dan Front Muda Revolusioner Komite Pimpinan Jakarta.

Tiga organisasi tersebut tergabung dalam Leaders and Organization of Community Organization In Asia (LOCOA). Mereka memang sempat menggelar aksi demonstrasi di sekitar Gedung Sekretariat ASEAN siang tadi.

Mereka mengecam dan menolak aksi kekerasan serta junta militer yang terjadi di Myanmar. Aksi ini diselenggarakan bertepatan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar di Jakarta.

Kericuhan memang sempat terjadi dalam aksi demonstrasi siang tadi. Massa yang berniat menggelar aksi di depan Gedung Sekretariat ASEAN dihalau kepolisian. Kepolisian kemudian menggiring mereka hingga ke lingkungan masjid Al-Azhar.

Sampai berita ini ditulis, CNNIndonesia.com sudah mengonfirmasi kabar penangkapan itu kepada Kapolres Jakarta Selatan Kombes Aziz Andriansyah. Namun yang bersangkutan belum membalas pesan singkat maupun panggilan telepon.

(dmi/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK