Kominfo Catat 1.556 Hoaks Covid-19 dan 117 Hoaks Vaksin

CNN Indonesia | Sabtu, 01/05/2021 00:20 WIB
Menkominfo menyebut hoaks memunculkan infodemik, istilah ini merujuk pada penyebaran disinformasi berbahaya terkait kesehatan. Menkominfo Johnny G Plate memberikan paparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (7/4/2021). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G. Plate menjelaskan hingga pagi ini, Jumat (30/4), Kominfo telah menemukan 1.556 hoaks atau berita bohong terkait Covid-19 dan 117 hoaks soal vaksin Covid-19.

"Spesifik hingga pagi ini Kominfo mencatat dan melabeli sebanyak 1.556 hoaks terkait Covid-19 serta 117 hoaks terkait vaksin covid-19," katanya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden.

Jhonny mengatakan hoaks tersebut tersebar di tengah masyarakat dan memunculkan infodemik. Infodemik sendiri merupakan istilah merujuk pada penyebaran disinformasi berbahaya terkait kesehatan.


Atas penemuan itu, Jhonny mengimbau masyarakat tidak mempercayai berita hoaks dan merujuk pada sumber informasi akurat dan dapat dipercaya.

"Baik dari dunia [seperti] WHO [Organisasi Kesehatan Dunia], dari pemerintah Indonesia [lewat] KPCPEN [Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional], Kementerian Kesehatan, atau lembaga terkait, atau para ahli di bidangnya," kata dia.

Ia mengatakan sepanjang pandemi Covid-19 melanda Indonesia tidak hanya berhadap dengan peningkatan kasus terkonfirmasi setiap hari, namun juga potensi infodemik yang berseliweran di masyarakat.

Hal ini menurutnya perlu menjadi perhatian seiring upaya pemerintah dan masyarakat memutus mata rantai Covid-19 dan mengantisipasi peningkatan penularan.

"Sekali lagi, kita tidak boleh lengah demi melindungi diri dan keluarga dan melindungi seluruh masyarakat," lanjut Jhonny.

(fey/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK