Dianiaya Mantan, Gadis Cianjur Alami Luka Bakar 60 Persen

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 01:39 WIB
Indah Daniarti (22), yang dibakar oleh mantan kekasihnya, mengalami luka bakar hingga 60 persen dan rentan mengalami gagal nafas. Ilustrasi korban kekerasan. (Foto: Istockphoto/iweta0077)
Bandung, CNN Indonesia --

Indah Daniarti (22), korban pembakaran oleh mantan pacarnya, Dede (32), disebut mengalami luka bakar 60 persen dan rentan mengalami gagal nafas.

Dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung yang menangani Indah, Almahitta Cintami Putri, mengatakan korban mengalami luka bakar cukup dalam dan luas.

"Luka bakarnya cukup luas yaitu 60 persen, ada di wajah, kedua tangan, kedua kaki, dada, perut dan punggung," kata Almahitta dalam keterangannya, Senin (3/5).


Selain mengalami luka bakar, Indah juga mengalami trauma pada saluran pernapasannya karena menghirup asap pembakaran.

"Sehingga kegagalan napas sangat tinggi. Saat ini pernafasan ditopang oleh mesin dengan menggunakan selang, dan pasien masih belum sadar karena ditidurkan, karena mau memakai mesin pernapasan," ujar Almahitta.

Menurut dia, tim medis tengah mengupayakan agar kondisi umum pasien stabil seraya membersihkan luka secara bertahap.

"Selama kondisi umumnya belum stabil pasien harus dirawat di ruang intensif," ucap Almahitta.

Sebelumnya, Indah mengalami luka bakar setelah disiram bahan bakar minyak (BBM) oleh Dede.

"Setelah menyiram korban dengan BBM jenis pertalite, pelaku dengan tega menyalakan api, sehingga korban mengalami luka bakar hampir 100 persen. Melihat korban terbakar, pelaku langsung melarikan diri," kata Kapolsek Cidaun AKP Sumardi.

Korban Indah mengalami kritis akibat luka bakar yang cukup serius itu. Ia sempat mendapatkan pertolongan medis di puskesmas setempat, namun akhirnya dirujuk ke RSHS Bandung karena harus mendapat penanganan khusus.

Ia pun langsung dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS, pada Sabtu (1/5) pukul 23.00 WIB, rujukan dari Puskesmas Cidaun, Cianjur.

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pihak Polsek Cidaun berkoordinasi dengan Polres Cianjur dan Polda Jabar.

Anggota Relawan Tangguh Bencana (Retana) Kecamatan Cidaun Sandi Guntara mengatakan motif dibalik aksi nekad pelaku karena sakit hati diputuskan cintanya oleh korban.

"Pelaku sakit hati karena diputuskan cintanya oleh korban. Saat korban berada di rumah kerabatnya, pelaku nekad membakar korban dan melarikan diri," kata dia, merujuk informasi dari rekan korban.

(hyg/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK