22 Warga Bantul Positif Corona dari Klaster Salat Tarawih

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 09:21 WIB
Penularan bermula dari salah seorang warga yang tetap mengikuti kegiatan salat tarawih berjamaah meskipun memiliki gejala mirip Covid-19. 22 warga Kabupaten Bantul positif Covid-19 dari klaster salat tarawih. Ilustrasi (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 22 warga Kelurahan Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) dari klaster salat tarawih di masjid setempat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul Sri Wahyu Joko Santoso menyebut penularan bermula dari salah seorang warga yang tetap mengikuti kegiatan salat tarawih berjamaah meskipun memiliki gejala mirip Covid-19.

"Jamaah tersebut memeriksakan diri ke rumah sakit dan hasilnya positif Covid-19 pada tanggal 25 April. Kemudian yang bersangkutan meninggal dunia pada 27 April, karena memiliki beberapa penyakit penyerta atau komorbid," kata Sri kepada CNNIndonesia.com, Selasa (4/5).


Sri mengatakan Dinas Kesehatan Bantul dan puskesmas setempat langsung melakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien tersebut, mulai dari lingkungan keluarga dan warga yang sempat melakukan interaksi. Dari tracing itu, istri yang bersangkutan dinyatakan terpapar Covid-19.

Selanjutnya, sebanyak 36 orang warga setempat diperiksa menggunakan metode tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR). Hasilnya 21 orang positif Covid-19. Dengan demikian, total sementara 22 orang positif Covid-19 dalam pusaran klaster tarawih di Bantul.

"Dari seluruh kontak erat dengan kasus pertama, sebagian besar mengalami gejala," kata Sri.

Menurutnya, puluhan warga yang terpapar Covid-19 itu saat ini menjalani perawatan dan isolasi di lokasi milik Pemkab Bantul. Di sisi lain, kata Sri, pihaknya telah melakukan pembatasan yang ketat di kelurahan tersebut.

Sri mengingatkan kepada para warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Coviv-19, meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Wilayah tempat terjadinya kasus oleh lurah setempat sudah diberlakukan pembatasan yang sangat ketat. Masjid ditutup dan kegiatan-kegiatan warga ditiadakan sampai semua kasus sembuh," ujarnya.

Hingga kemarin, Senin (3/5), total positif Covid-19 mencapai 1.682.004 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.535.491 orang dinyatakan sembuh dan 45.949 orang lainnya meninggal dunia.

(khr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK