Jateng-Jabar Masuk Zona Merah di Pulau Jawa Sepekan Terakhir

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 12:19 WIB
Jabar dan Jateng kembali masuk kategori zona merah Covid-19 setelah hampir tiga pekan tak satupun daerah di Pulau Jawa tergolong daerah risiko tinggi penularan. Petugas mengangkat jenazah pasien Covid-19 untuk dikuburkan di lahan permakaman khusus. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah masuk kategori zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan virus corona penyebab Covid-19. Kedua provinsi tersebut tergolong zona merah dalam sepekan terakhir, setelah selama tiga pekan tak satupun daerah di Pulau Jawa masuk kategori ini.

Berdasarkan data perkembangan terakhir Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 2 Mei 2021, terdapat total 14 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Kendati begitu jumlah daerah yang masuk zona merah pada pekan ini berkurang dibanding data pekan lalu yang mencatat 19 wilayah.

Adapun 14 kabupaten/kota yang tercatat masuk zona merah sepekan terakhir, dua di antaranya dari provinsi Jawa Tengah yakni Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Lalu dua lainnya dari Provinsi Jawa Barat, yakni Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat.


Bali juga mencatat zona merah pekan ini yang terjadi di Kabupaten Buleleng.

Selanjutnya, tiga zona merah lainnya datang dari Provinsi Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kota Palembang, dan Kota Prabumulih. Kemudian, tiga daerah lainnya berasal dari Provinsi Riau, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Kampar.

Tersisa tiga daerah lain zona merah, dua di antaranya Kota Palangkaraya dan Kabupaten Barito Timur di Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara terakhir, Kabupaten Deli Serdang di Sumatera Utara.

Lebih lanjut, penurunan jumlah zonasi juga terjadi di zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penularan Covid-19. Dari pekan lalu tercatat sebanyak 340 wilayah zona oranye, sementara pekan ini tersisa 318 kabupaten/kota zona oranye.

Tercatat, lima kota administrasi di DKI Jakarta tergabung dalam zona oranye ini antara lain Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Sedangkan untuk zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan Covid-19 berubah menjadi 173 wilayah. Jumlah itu mengalami kenaikan dari pekan lalu yang hanya mencatat 146 kabupaten/kota masuk dalam zona kuning.

Sementara itu, delapan kabupaten/kota masuk dalam kategori zona hijau atau tidak ada kasus. Mereka yakni tiga daerah dari Sumatera Utara yakni kabupaten Nias Barat, Nias Selatan dan Nias Utara. Dua lainnya berasal dari Papua, yakni Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Mamberamo Raya.

Sedangkan tiga daerah lagi adalah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara dan Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, serta Kabupaten Pegunungan Arfak di Papua Barat. Satgas Covid-19 juga mencatat satu wilayah yang tidak terdampak virus corona hingga saat ini adalah kabupaten Dogiyai di Papua.

Data terakhir yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terakhir per Senin (3/5) kemarin mencatat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 4.730 orang. Untuk kasus sembuh bertambah 4.773 kasus, dan pasien meninggal sebanyak 153 kasus baru.

Sehingga secara kumulatif, sebanyak 1.682.004 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu 1.535.491 orang dinyatakan pulih, 100.564 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 45.949 lainnya meninggal dunia.

Infografis Jejak Kebijakan Setahun PandemiInfografis Jejak Kebijakan Setahun Pandemi. (CNN Indonesia/Fajrian)

(khr/nma)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK