Pelabuhan Bakauheni Tak Ada Penumpang dan Bus Angkut Pemudik

CNN Indonesia | Sabtu, 08/05/2021 20:29 WIB
Arus penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni terpantau lengang. Angkutan penyeberangan didominasi kendaraan truk yang mengangkut logistik. Foto ilustrasi. Penumpang dari Pelabuhan Bakauheni tiba di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (21/5/2020). (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Lampung, CNN Indonesia --

Hari ketiga sejak pemberlakuan larangan mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, Pelabuhan Bakauheni terpantau sepi. Tidak ada penumpang pejalan kaki maupun moda transportasi bus yang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa serta sebaliknya.

Pantauan CNNIndonesia.com di Pelabuhan Bakauheni, arus penyeberangan tersebut terpantau lengang. Angkutan penyeberangan didominasi kendaraan truk angkutan logistik.

Dermaga yang beroperasi yakni dermaga eksekutif, dermaga I, III dan IV. Sementara jumlah kapal feri yang beroperasi untuk melayani angkutan penyeberangan, sebanyak 17 unit kapal.


"Untuk di Pelabuhan Bakauheni, kami tidak menerima satupun penumpang pejalan kaki sejak diberlakukannya larangan mudik. Bahkan angkutan armada bus juga, tidak kami terima sampai tanggal 17 Mei 2021 nanti," kata Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (8/5).

Saiful mengatakan total kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak sejak Jumat (7/5) sebanyak 972 unit terdiri dari kendaraan roda dua 3 unit, roda empat 141 unit, bus nihil dan kendaraan truk 828 unit.

"Kalau dibandingkan dengan kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, jumlah kendaraan kita lebih sedikit karena total kendaraan yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera sebanyak 1.655 unit," ujarnya.

Dari total 1.655 unit tersebut, kata Saiful, kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, terdiri dari roda dua sebanyak 10 unit, roda empat 232 unit, bus satu unit dan truk 1.412 unit.

"Terkait larangan mudik Lebaran tahun 2021 ini, kami akan terus berupaya memaksimalkan instruksi dari pemerintah pusat. Kalau pun ada yang menyeberang, penumpang tersebut tentunya sudah benar-benar melalui screening dan cek poin di pos-pos penyekatan yang sudah ditetapkan," ujarnya.

(pmg/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK