Siapkan Kader Maju Pilpres 2024, PAN Mengaku Tetap Realistis

CNN Indonesia | Minggu, 09/05/2021 00:43 WIB
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya tidak menutup kemungkinan akan mengusung kader untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya tidak menutup kemungkinan akan mengusung kader untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.(ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan partainya tidak menutup kemungkinan akan mengusung kader untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Namun, Eddy mengaku partainya kan tetap realistis dalam melihat realitas yang ada.

"Apakah PAN akan mengusung kadernya pada 2024? Tentu kami tidak mau menutup pintu untuk itu. Tentu kami siapkan kader terbaik, tapi kami tetap akan realistis," ucap Eddy dalam diskusi daring, Sabtu (8/5).


Eddy mengatakan bagi setiap partai bisa mengusung kadernya sendiri menjadi capres adalah sebuah privilege. Sebab mesin partai akan bekerja keras, semangat kader-kadernya menjadi tinggi sehingga efek elektoral juga akan tinggi.

PAN sendiri, kata Eddy mempunyai rekam jejak dalam mengusung kadernya menjadi capres dan cawapres. Pada 2004, PAN pernah mengusung Amien Rais. Kemudian pada 2014 lalu PAN juga pernah mengusung Hatta Rajasa sebagai pasangan cawapres dari Prabowo Subianto.

Namun, berdasarkan hasil survei elektabilitas tokoh yang diterimanya, setidaknya ada tiga tokoh yang secara konsisten berada di tiga teratas. Ketiga tokoh itu tak ada yang berasal dari PAN.

"Melihat survei dan hasil survei yang ditampilkan beberapa bulan ini. Nama yang bertengger pada tiga teratas itu tidak jauh, Pak Prabowo, Pak Anies, Pak Ganjar," ucapnya.

Dengan demikian, Eddy menyebut kemungkinan itu akan menyesuaikan dengan kondisi-kondisi yang ada ke depannya. Meski begitu, PAN akan tetap mengejar efek elektoral.

"Ini kami pantau situasinya ke depan, bagaimana kami, apakah PAN akan mendorong kadernya sendiri? Tentu kami akan melihat situasi dan kondisi. Apakah itu kader sendiri atau pihak lain. Tapi efek electoral itu harus terasa," pungkas Eddy.

(yla/age)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK