70 Ribu Kendaraan Putar Balik Saat Hari Ketiga Larangan Mudik

CNN Indonesia | Minggu, 09/05/2021 01:47 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebut sedikitnya 70 ribu kendaraan diputar balik hingga hari ketiga larangan mudik Lebaran 2021, Sabtu (8/5). Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebut sedikitnya 70 ribu kendaraan diputar balik hingga hari ketiga larangan mudik Lebaran 2021, Sabtu (8/5).Ilustrasi. (CNN Indonesia/Thohirin).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Istiono menyebut sedikitnya 70 ribu kendaraan diputar balik hingga hari ketiga larangan mudik Lebaran 2021, Sabtu (8/5). Jumlah itu terakumulasi dari 381 posko penyekatan mudik dari Sumatera hingga Bali.

"Kalo selama tiga hari ini kurang lebih 70 ribu yang sudah kita putar balik," ujar Istiono saat meninjau posko penyekatan mudik di pintu tol Cikarang Barat, Sabtu (9/5) malam.

Sementara, Istiono mencatat penurunan hingga 73 persen volume arus kendaraan yang mengarah ke Jawa. Penurunan volume kendaraan juga terjadi untuk arah Bandung sebanyak 78,3 persen, dan Sumatera sebanyak 43,3 persen.


Arus kendaraan tersebut menurut Istiono, masih didominasi oleh angkutan logistik dan barang. Dan secara umum, lanjut dia, operasi Ketupat Jaya lebaran 2021 hingga hari ketiga larangan mudik berjalan aman dan lancar.

"Saya sampaikan bahwa secara nasional untuk situasi Kasubditgaklantas ini berjalan dengan aman lancar," kata jenderal buntang dua itu kepada awak media.

Dia juga turut menyampaikan hasil laporan penyekatan mudik khusus di hari ketiga, Sabtu (8/5) yang angkanya mencapai 10.869. Menurut Istiono puluhan ribu kendaraan itu diputar balik karena tak memenuhi syarat perjalanan seperti SIKM, surat tugas, hingga surat bebas Covid-19.

Ia mengaku ada penambahan posko penyekatan dari semula 333 yang tersebar dari Sumatera hingga Bali menjadi 381. Istiono mengatakan, penambahan itu dilakukan hasil evaluasi setiap Polda terkait dinamika di lapangan.

"Dan titik-titik penyekatan sudah dikaji di masing-masing Polda, ditambahkan untuk mengcover daripada penyebaran COVID-19 ini," katanya.

(thr/age)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK