Doni Monardo: Tutup Semua Tempat Wisata Kalau Bahaya

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 15/05/2021 14:41 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo meminta satgas dan kepala daerah menertibkan kawasan wisata yang berpotensi jadi pusat penularan. Pengunjung mendatangi tempat-tempat wisata saat libur lebaran kali ini. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengimbau Satgas Covid-19 di daerah menertibkan dan bahkan menutup kawasan wisata yang berpotensi jadi pusat penularan di periode libur lebaran kali ini.

"Sekali lagi kami harapkan seluruh satgas daerah terutama unsur Polda, harus berani ambil keputusan melakukan langkah-langkah penertiban. Bahkan, bila perlu apabila membahayakan keselamatan masyarakat lebih baik ditutup saja," ujarnya dalam Talkshow Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/5).

Ia menegaskan pembukaan kawasan wisata pada libur Lebaran ini harus tetap mematuhi aturan PPKM mikro, salah satunya jumlah pengunjung hanya 50 persen kapasitas tempat wisata.


Karenanya, ia berharap seluruh pengelola tempat wisata bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk mematuhi aturan tersebut. 

"Kami harapkan pengelola pariwisata pun bisa kerja sama, karena kalau kasus aktif meningkat otomatis semuanya akan mundur lagi," kata Doni.

Kepala BNPB itu juga meminta pemerintah daerah memiliki inisiatif untuk mengawasi aktivitas di ruang publik, serta meminta masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan.

"Mohon kiranya daerah berinisiatif jangan sampai dibiarkan aktivitas publik di tempat wisata melampaui 50 persen. Oleh karenanya, kepedulian daerah untuk menaati semua aturan atau kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat ini, kami betul-betul harapkan bisa terlaksana," ujar Doni.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto menyatakan aturan teknis pengelolaan tempat wisata merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, dan harus sesuai aturan PPKM mikro.

"Pemerintah sudah jelas mengatur dalam PPKM mikro bahwa tempat-tempat publik itu diwajibkan untuk ikuti protokol kesehatan dan dibuka dengan 50 persen kapasitas, dan tentu pengaturannya diserahkan pada pemerintah daerah masing-masing," ucapnya.

Seperti diketahui, pengunjung di sejumlah kawasan wisata membludak pada libur Lebaran kali ini.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Taman Impian Jaya Ancol yang jumlah pengunjungnya mencapai 39 ribu pada hari kedua Idulfitri pada 14 Mei.

Pengelola Ancol mengatakan jumlah itu masih sesuai dengan aturan, karena di bawah 30 persen dari kapasitas total yaitu 120 ribu.

(ulf/vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK