849 Warga Dites Covid-19 di Posko Arus Balik, Satu Reaktif

CNN Indonesia | Sabtu, 15/05/2021 21:17 WIB
Polri menyatakan satu orang reaktif covid-19 dari 849 warga yang menjalani tes acak sebagai syarat kembali ke Jabodetabek. Ilustrasi. Polisi menggelar tes acak bagi pelintas yang menuju ke Jabodetabek. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono menyebut satu orang dinyatakan reaktif Covid-19 dalam tes acak yang dilakukan terhadap 849 pelintas di posko arus balik Purbaleunyi, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/5).

Istiono mengatakan tes dilakukan sebagai syarat bagi warga yang hendak kembali ke wilayah Jabodetabek, menjelang arus balik yang diprediksi Minggu (16/5) besok.

"Tadi di pos-pos checkpoint penyekatan, ada 35 check point sudah dilakukan random test antigen sebanyak 849 orang, dan yang reaktif hanya satu orang," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Istiono dalam keterangannya.


Istiono memprediksi sekitar 1,5 juta masyarakat dari Jawa dan Sumatera yang akan kembali ke Jabodetabek menjelang akhir libur Lebaran. Oleh sebab itu, pergerakan warga harus diantisipasi dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus usai libur, pihaknya telah menyiapkan total 109 titik posko untuk melaksanakan tes acak di sejumlah perbatasan memasuki DKI. Jumlah itu bertambah dari sebelumnya hanya 25 titik.

"Kemudian kita tambahkan lagi titik-titik di wilayah, ini sebagai titik untuk memperbanyak random test, semakin banyak titiknya semakin bagus. Ada sekitar, 109 titik yang kita bangun," kata Istiono.

Pemerintah diketahui telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei. Namun demikian, Kemenhub menyatakan sudah ada 1,5 juta warga yang tetap melakukan mudik.

Sementara, Istiono mengklaim, jumlah pemudik selama masa larangan turun hingga 68 persen. Jumlah itu akumulasi dari pemudik yang menuju Jawa Barat maupun Jawa Tengah. Sedangkan, arus kendaraan yang memasuki Jabodetabek turun 56 persen.

"Artinya belum ada tanda-tanda pergerakan arus yang dari Jawa Tengah maupun Jabar menuju Jakarta sampai malam hari ini," kata dia.

(thr/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK