Antisipasi Pemudik saat Arus Balik, Edy Perketat Penyekatan

CNN Indonesia | Sabtu, 15/05/2021 19:46 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pengetatan pos penyekatan untuk mengantisipasi warga masuk wilayahnya di saat mayoritas keluar daerah saat arus balik. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta para kepala daerah mengetatkan penyekatan di masa arus balik. (Foto: CNN Indonesia/Farida)
Medan, CNN Indonesia --

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepala daerah khususnya di 10 kabupaten/kota untuk memperketat pos penyekatan pada masa arus balik Idulfitri 1442 H/2021 M.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah pemudik yang baru pulang ke Sumut pasca-lebaran.

"Kepada semua bupati diminta agar melakukan pemeriksaan secara teliti dan cermat terhadap dokumen RT-PCR, swab test Antigen atau Genose setiap pelaku perjalanan masyarakat pada masa arus balik Idulfitri 1442 H/2021 M di setiap pos penyekatan di perbatasan," kata Edy, Sabtu (15/5).


Yang menjadi prioritas pos penyekatan adalah 10 kabupaten yang posisinya berbatasan langsung dengan daerah di provinsi lain, dan ditambah daerah pendukung.

"Kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten agar memberikan dukungan personel untuk melakukan swab test antigen di titik-titik pengecekan yang telah ditentukan. Dukungan alat rapid test disiapkan oleh Kementerian Kesehatan RI," jelas Edy.

Bagi pelaku perjalanan pada masa arus balik Lebaran kali ini yang dinyatakan positif Corona, pihaknya mewajibkan isolasi di tempat yang telah disediakan oleh Satgas Covid-19 daerah.

Adapun 10 kabupaten tersebut yakni Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat dan Tapanuli Tengah yang berbatasan dengan Provinsi Aceh. Kemudian Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Padanglawas, Padanglawas Utara serta Madina dengan perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Barat.

"Untuk daerah lainnya tetap diminta agar tidak melonggarkan penjagaan. Karena kondisinya, masih banyak masyarakat yang tetap melakukan perjalanan mudik sebelum lebaran walaupun sudah ada larangan dari pemerintah. Karena itu pada arus balik, antisipasi tetap dilakukan," paparnya.

Pos penyekatan telah berjalan sejak H-7 Idulfitri 1442 H/2021 M. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Sabtu dan Minggu 15 dan 16 Mei 2021, mengingat pada 17 Mei 2021, sebagian besar sudah kembali bekerja.

"Utamanya memberikan perhatian pada pemudik yang mau melakukan perjalanan dari provinsi lain. Namun yang dalam provinsi juga tidak boleh abai terhadap segala kemungkinan. Untuk itu kita minta agar disiplin menjalankan protokol kesehatan," bebernya.

(fnr/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK