2 Simpatisan Pengibar Bendara RMS Ditangkap

CNN Indonesia | Minggu, 16/05/2021 02:42 WIB
Polisi menangkap 2 simpatisan pengibar bendera RMS di Maluku Tengah. Ilustrasi. Polisi menangkap 2 simpatisan pengibar bendera RMS di Maluku Tengah. (Keith Allison/Pixabay)
Ambon, CNN Indonesia --

Polsek Saparua, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku menangkap dua orang simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS) lantaran mengibarkan Bendera RMS di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur.

"Penangkapan itu terjadi Sabtu (15/5) pukul 10.00 WIT setelah dua buah bendera RMS berkibar pada Sabtu (15/5) dini hari pukul02.30 WIT,"kata KapolsekSaparua, AKP Roni F. Manawan, melalui keterangan resmi, Sabtu (15/5) petang.

Dua orang yang diamankan itu masing-masing AP (32) dan ML (43). Mereka berprofesi petani asal warga Ulath, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah.


Roni mengatakan kasus itu bermula ketikaanggota Bhabinkamtibmas Negeri Ulath Bripka Jhodi Manukuley mendapat informasi dari FP (60) alias Enang, seorang warga Desa Ulath, Kecamatan Saparua Tomur, Kabupaten Maluku Tengah.

Anggota Bhabinkamtibmas kemudian bergerak menuju lokasi dan menemukan empat buah bendera RMS berukuran 2 meter berkibar. Dua bendara berkibardisebuah pohon Mangga belakang rumah Ape Manuputty pukul 02.30 WIT. Sementara dua bendera lain berkibar didepan rumah Sekretaris Negeri Ullath Wempy Telehala pukul 09.55 WIT.

Dua anggota kelompok Front Kedaulatan Maluku (FKM) yang berafiliasi dengan Republik Maluku Selatan (RMS) itu diringkussetelah membentangkan bendera RMS pada puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Pattimura yang ke-204 di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur pada Sabtu (15/5) pukul02.30 WIT.

"Empat bendera RMS itu di turunkan pukul 03.00 WIT dan diamankan anggota Bhabinkamtibmas," ucap Roni.

Tim Regu Patroli Polsek Saparua yang dipimpin Kapolsek AKP Roni F. Manawan lalu menangkap AP (32) dan ML (43) dan barang bukti empat buah bendera RMS berukuran 2 meter kali 110 cm pukul 10.00 WIT.

Mereka langsung digelandang menuju Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease dengan pengawalan bersenjata lengkap dari anggota Buser Polresta Ambon pada Sabtu (15/5) petang.

Kepada polisi, AP (32) dan ML (43) mengaku mendapat bendera dari warga bernama Enang Patty. Enang Patty mengaku memperoleh bendera RMS dari almarhum Yohan Teterisa alias Yoyo di depan Swalayan Mega Top's 2018.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar upacara renungan suci peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pattimura yang ke-204 di lapangan Merdeka Kota Ambon, Sabtu dini hari (15/5) pukul 00.00 WIT.

Upacara renungan suci HUT Kapitan Pattimura itu dipimpin langsung Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Keesok harinya warga di Saparua juga merayakan HUT Pattimura ke-204 di Lapangan Merdeka, Kota Saparua, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

(sai/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK