RK Tutup Akses Wisata ke Pangandaran dan Ciwidey

hyg, CNN Indonesia | Minggu, 16/05/2021 00:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memerintahkan untuk menutup akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey, antisipasi penularan Covid-19. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memerintahkan untuk menutup akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey, antisipasi penularan Covid-19. (iStockphoto/Akhmad Dody Firmansyah)
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menginstruksikan untuk menutup akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey.

Hal itu dilakukan karena destinasi wisata diperkirakan akan dipadati pengunjung seiring kebijakan pelarangan mudik.
"Pangandaran dan akses ke Ciwidey disepakati ditutup untuk wisatawan," kata Emil, sapaan akrabnya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (15/5).

Sampai saat ini, kata dia, objek wisata di Puncak dan Lembang masih aman dan terkendali. Ia mengimbau masyarakat, khususnya kepada wisatawan, untuk memutarbalikkan kendaraan karena akses ke Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup.


"Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan, untuk putar balik karena Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup," ucapnya.

Di tengah pandemi Covid-19, pengawasan dan pengendalian terhadap destinasi wisata selama Lebaran terus diperketat.

Emil mengatakan, warga Jabar harus mengutamakan kesehatan keluarga, baik di rumah dan kampung halaman.

"Kesabaran adalah hal penting dalam menghadapi kesusahan di masa pandemi. Yaitu kesabaran menghadapi larangan pembatasan mudik, juga pelaksanaan Idulfitri, yang mungkin tidak nyaman, tapi itulah esensi ujian dan esensi latihan kesabaran," tuturnya.

Pemda Provinsi Jabar sendiri sudah membuat antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir.

Salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan mengetes secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.

Selain melaksanakan tes secara acak, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda Kabupaten/Kota di Jabar akan memonitor pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan jam operasional, serta penerapan protokol kesehatan di hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, dan destinasi wisata.

Antisipasi yang sudah disusun secara komprehensif diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat Lebaran nanti, terutama di destinasi wisata. (hyg)

(eks/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK