Pemda Buka Tutup Kunjungan Imbas Kerumunan di Pangandaran

CNN Indonesia | Sabtu, 15/05/2021 20:24 WIB
Pemda memberlakukan buka tutup kunjungan bagi wisatawan imbas kerumunan di Pangandaran saat libur Lebaran. Ilustrasi. Kerumunan di tempat wisata saat libur Lebaran. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Pangandaran, Untung Saiful mengatakan pihaknya melakukan buka-tutup kunjungan bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Pangandaran di masa libur Lebaran untuk mencegah kerumunan.

Hal itu ia sampaikan untuk merespons video viral di media sosial yang menunjukkan kerumunan wisatawan di salah satu pantai di Pangandaran.

"Pemda ambil langkah untuk buka tutup kunjungan, di kala pantauan berkurang di lokasi, dibuka. Kurang lebih 2-3 jam sekali lah," kata Untung kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (15/5).


Untung menyebut pihaknya melakukan buka tutup di beberapa titik akses menuju Pantai Pangandaran yakni dari Bundaran Emplak, Kecamatan Kalipucang dan Bundaran Krapyak, Bagolo.

Titik ramai wisatawan di Pantai Pangandaran belakangan ini terjadi sekitar pukul 10.00-12.00 WIB siang.

"Kita pantau pukul 13.00 WIB sudah landailah karena kita lakukan buka tutup tadi," kata dia.

Untung mengklaim pihaknya sudah berupaya melakukan penguraian wisatawan yang hendak menuju Pantai Pangandaran saat libur Lebaran.

Ia mencatat pengunjung Pantai Pangandaran sejak Jumat (14/5) kemarin berjumlah sekitar 3.000 wisatawan. Sementara untuk data per Sabtu (15/5) hari ini sekitar 6.000 pengunjung.

"Sebetulnya tingkat kunjungan masih kurang ketimbang tahun-tahun sebelumnya," kata dia.

Tak hanya itu, Untung mengatakan pihaknya telah melakukan tes swab antigen virus corona kepada para wisatawan sebelum masuk ke tempat wisata Pantai Pangandaran.

Tes itu, kata dia, dilakukan bagi semua kendaraan wisatawan, baik mobil pribadi maupun bus pariwisata yang berasal dari luar Pangandaran.

Apabila ditemukan wisatawan yang positif antigen, kata dia, maka akan diarahkan untuk putar balik ke daerah asalnya agar bisa melakukan isolasi guna menyembuhkan virus corona.

"Itu sudah dilakukan secara acak di pintu masuk. Tiap kendaraan roda empat, itu yang dari luar wilayah zona tak aman, seperti Tasik kita lakukan rapid antigen. Itu dilakukan secara gratis oleh Pemkab Pangandaran," kata dia.

Terpisah, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad mengakui bahwa video viral yang menunjukkan kerumunan wisatawan yang beredar di media sosial terjadi di Pantai Batu Karas Pangandaran baru-baru ini.

Ia lantas mengingatkan kepada Pemda dan Satgas Pangandaran untuk mencegah terjadinya kerumunan di tempat wisata pantai.

"Menurut informasi, pihak Pemda/Satgas sudah melakukan buka tutup tempat wisata. Rencananya malam ini Pemda/Satgas Pangandaran akan melakukan rapat untuk membahas hal ini," kata Daud.

Sebelumnya beredar video viral di media sosial yang menunjukkan kerumunan wisatawan di sebuah pantai di Pangandaran saat libur Idulfitri tahun ini.

Video itu menunjukkan protokol kesehatan pencegahan Covid seperti jaga jarak dan bermasker tak dilakukan. Bahkan, tampak kerumunan sedang asyik bermain air di pantai.

(rzr/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK