BNPB Perkirakan Banjir di Berau Akan Kembali Naik Jika Hujan

CNN Indonesia | Rabu, 19/05/2021 02:11 WIB
BNPB menyebut banjir di Berau, Kalimantan Timur, disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta waspada jika kembali hujan. Foto ilustrasi. BNPB menyebut banjir di Berau, Kalimantan Timur, disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta waspada jika kembali hujan. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banjir di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mulai surut. Banjir yang melanda empat kecamatan dalam kurun waktu 13-16 Mei 2021 itu sempat mencapai 1-2 meter.

"Banjir saat ini sudah mulai surut, namun apabila terjadi hujan, banjir diperkirakan akan naik kembali," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati saat dihubungi, Selasa (18/5).

Raditya mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau telah melakukan kajian cepat, evakuasi korban, dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait mengenai banjir tersebut.


Berdasarkan data BNPB, banjir merendam sedikitnya empat kecamatan di Kabupaten Berau. BNPB mencatat 2.507 unit rumah terdampak banjir tersebut.

Raditya menyebut banjir di Berau disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi. "Disertai meluapnya Sungai Kelay dan Sungai Segah pada hari Kamis, 13 Mei 2021," tuturnya.

Dikutip dari Antara, sebanyak empat kecamatan terdampak bencana banjir Berau, yakni Segah, Kelay, Teluk Bayur, dan Sambaliung.

Kepala Dinas Sosial Kaltim M. Agus Hari Kesuma mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk memantau perkembangan di lokasi. Pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Berau.

Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Berau masih mendata warga korban banjir dan pemetaan lokasi pascabanjir.

(dmi/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK