Penumpang Bus AKAP Tiba di Terminal Pulogebang Dites Antigen

CNN Indonesia | Rabu, 19/05/2021 03:14 WIB
Para penumpang dari luar kota yang tiba di Terminal Pulogebang mengikuti tes antigen sebelum diizinkan pulang. Posko Screening Covid-19 bagi para pemudik yang tiba di Terminal Pulo Gebang, Jakarta. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Para penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kesehatan terkait Covid-19 di Pintu Kedatangan Terminal Pulogebang, Jakarta, Selasa (18/5).

Salah satunya, Andri Sandika, penumpang Bus Sinar Jaya. Ia sempat terkejut ketika petugas berseragam Dinas Perhubungan DKI Jakarta memintanya mengikuti tes.

Andri pun mengikuti perintah petugas. Suhu badannya dicek. Kemudian ia mengisi data sesuai KTP. Setelah itu Andri mengisi formulir sebelum melakukan tes antigen atau Genose Covid-19.


Setelah itu, ia dipersilakan menunggu giliran dengan penumpang lainnya yang baru tiba untuk di tes Antigen.

"Baru tahu ada pemeriksaan begini," katanya sembari menunggu antrean.

Andri tiba dari Purwokerto, Jawa Tengah. Ia turun di Terminal Pulogebang karena dekat dengan kediamannya di wilayah Klender, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, para penumpang bus yang baru tiba di Terminal Pulogebang diwajibkan melakukan pendataan dan tes Covid-19.

Mereka tak diperbolehkan pulang ke rumah sebelum rangkaian tes tersebut selesai.

Bus-bus yang tiba dari luar Jakarta sendiri sudah diarahkan untuk berhenti di Pintu 12 Terminal Kedatangan. Para penumpang yang turun langsung mengantre untuk mengisi data. Personel kepolisian dari TNI dan polisi turut disiagakan di sekitar terminal kedatangan tersebut.

Di meja pendataan, petugas turut mensyaratkan kepada penumpang untuk membawa surat bebas Covid-19. Bila tak membawanya, maka penumpang tersebut diarahkan untuk dites antigen dan Genose Covid-19 yang terletak tak jauh dari pintu kedatangan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Terminal Pulogebang, Junaedi mengatakan aturan tersebut sudah berlaku di seluruh terminal bus di bahwa Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga sempat menyampaikan warga DKI yang mudik atau keluar kota hanya butuh surat keterangan bebas Covid-19 saat tiba per Selasa (18/7).

"Kalau ada surat bebas Covid ya diperbolehkan pulang. Yang enggak punya walaupun suhunya normal saat pemeriksaan awal, ya diarahkan langsung ke posko Covid untuk diperiksa," kata Junaedi kepada CNNIndonesia.com di Terminal Pulogebang, Selasa (18/5).

"Tapi kebanyakan pemudik sejak Selasa (18/5) dinihari tadi tak membawanya," tambah dia.

Selain itu, Terminal Pulogebang juga sudah menyiapkan petugas kesehatan untuk melakukan tes Antigen Covid bagi para penumpang. Mereka turut dibekali menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Para penumpang yang reaktif berdasarkan tes Antigen akan dilakukan tes swab PCR untuk memastikan apakah betul terinfeksi virus Corona atau tidak.

Pihak terminal juga sudah menyediakan ruangan isolasi khusus bagi pemudik yang dinyatakan reaktif berdasarkan tes antigen. Lokasi ruangan tersebut berada di lantai 3 Terminal Pulogebang.

Ruangan isolasi tersebut hanya digunakan sementara bagi penumpang yang reaktif tes antigen untuk menunggu hasil tes PCR.

"Kalau reaktif antigen, penumpang langsung di tes PCR. Berarti kan nunggu dulu. Nah, ruang isolasi itu diperuntukkan untuk penumpang yang reaktif antigen menunggu hasil tes PCR," kata dia.

"Kalau benar-benar positif, nanti kita rujuk ke Wisma Atlet atau tempat isolasi yang sudah ditunjuk oleh Pemprov DKI Jakarta," tambahnya.

Junaedi sendiri mengatakan sejak Selasa (18/5) dinihari tadi sampai pukul 07.00 WIB hanya 40 orang penumpang dari luar kota yang tiba di Terminal Pulogebang. Di antara jumlah tersebut, terdapat 1 orang reaktif berdasarkan tes antigen.

(rzr/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK