BKN Surati Instansi Usut 97 Ribu PNS Misterius Terima Gaji

CNN Indonesia
Senin, 24 May 2021 18:56 WIB
BKN telah menyurati sejumlah instansi untuk menelusuri 97 ribu PNS misterius yang masih menerima gaji hingga tunjangan. Ilustrasi. PNS. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan telah menyurati sejumlah instansi untuk memeriksa keberadaan 97 ribu data misterius Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tetap menerima ganji meski keberadaannya tak diketahui.

"Kita sudah buatkan surat ke seluruh instansi beserta datanya untuk segera diperiksa data-data yang tidak ikut PUPNS tersebut," kata Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja sama BKN Paryono saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (24/5).

PUPNS adalah pendataan ulang PNS secara elektronik yang dilakukan sejak 2014. Dari hasil pendataan, ditemukan 97 ribu data PNS misterius yang pertama kali diungkap Kepala BKN Bima Haria Wibisana.


Menurut Paryono, munculnya data misterius ini kemungkinan berasal dari PNS yang tidak ikut melakukan pendataan ulang pada 2014. Saat itu, kata dia, ada 90 ribuan lebih PNS yang tidak ikut PUPNS. Namun Paryono tak merinci instansi mana saja yang pihaknya surati untuk mendalami data misterius tersebut.

"Jadi dulu tahun 2014 ada pendataan ulang PNS, yang tidak mengikuti PUPNS ada 90 ribuan lebih," jelasnya

Mereka yang tidak mengikuti PUPNS ini kata Paryono, alasannya bermacam-macam, misal kesulitan akses informasi, tugas belajar, sakit, dan alasan lainnya.

"PNS yang tidak mengikuti PUPNS datanya mandek. Jadi mereka tidak bisa melakukan apapun terkait mutasi, kenaikan pangkat, pensiun," tuturnya.

Namun, menurut Paryono, jumlah tersebut saat ini telah berkurang lantaran para PNS meminta izin melakukan PUPNS susulan atau pengaktifan kembali data.

Oleh karena itu, data 97 ribu tersebut diklaim berangsur-angsur berkurang. Meski begitu, ia tak menampik hingga saat ini masih ada data misterius yang belum diketahui jumlah pastinya.

"Jadi yang tidak misterius ya mereka yang mengajukan ke BKN untuk mengaktifkan datanya, yang tidak mengaktifkan data ini yang tidak kita ketahui," kata dia.

Ia mengakui perlu ada penelusuran lebih lanjut terkait penerimaan tunjangan, gaji, dan dana pensiun terhadap data-data misterius itu. Sebab kemungkinan dana tersebut masih mengalir meski sebenarnya PNS tersebut sudah non aktif.

"Ini perlu penelusuran lebih lanjut, bisa jadi orang tersebut sudah tidak ada (tidak aktif sebagai PNS) atau orang tersebut masih ada tetapi hanya tidak ikut PUPNS," katanya.

(tst/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER