Guru SD Sebar Hoaks Israel-China, Pemprov DKI Turun Tangan

CNN Indonesia | Selasa, 25/05/2021 12:16 WIB
Guru SD di Jakarta menyebarkan hoaks berbau SARA dengan mengaitkan mantan presiden Israel dan TKA China yang datang ke Indonesia. Ilustrasi menggunakan media sosial di gawai untuk menyebarkan informasi (MariusMB/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta memberikan pembinaan terhadap oknum guru SD negeri yang menyebarkan berita bohong atau hoaks berbau SARA. Dia menyebarkan hoaks ke grup WhatsApp yang berisi guru-guru Jakarta.

Guru tersebut menyebarkan informasi mengenai konflik Israel-Palestina dan mengaitkannya dengan kedatangan tenaga kerja asing China ke Indonesia.

"Sudah ditangani bidang PTK dan bidang SD dengan melakukan pembinaan terhadap guru tersebut," kata Taga saat dihubungi, Selasa (25/5).


Taga mengatakan guru yang bersangkutan mengaku telah menyesali perbuatannya. Guru itu juga mengklaim tidak ada niat untuk menyebar berita bohong maupun menghina kelompok tertentu.

Guru tersebut, lanjut Taga, sekadar membagikan informasi mengenai sosok mantan Presiden Israel Shimon Peres di tengah isu konflik Palestina-Israel yang sempat memanas.

Gelagat guru SD di Jakarta yang menyebarkan berita bohong itu sempat diungkap anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Ima Mahdiah. Lewat akun Twitter pribadinya, dia mengunggah foto layar saat guru yang bersangkutan menyebarkan hoaks.

Dilihat dari foto tangkapan layar, guru itu menyebarkan informasi tentang Shimon Peres yang pernah mendapat izin dari Pemerintah Palestina pada 1935, lalu menjadi presiden Israel.

Dalam unggahan yang sama, informasi itu menyinggung TKA asal China yang datang ke Indonesia dan bisa saja menjadi presiden di kemudian hari.

"Beberapa hari lalu saya melihat postingan ini di twitter. Dan saya kaget seorang guru bisa memposting hal seperti ini di grup para guru DKI," ungkap Ima dalam cuitannya.

(dmi/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK