Polisi Selidiki Dermaga Ambruk, Danau Tandikek Sumbar Ditutup

CNN Indonesia | Kamis, 27/05/2021 21:05 WIB
Usai insiden dermaga ambruk dengan 5 korban tewas, objek wisata Danau Tandikek, Kota Sawahlunto, Sumbar ditutup sementara selama penyelidikan. Ilustrasi TKP. (Foto: Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menutup sementara objek wisata Danau Tandikek, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat pasca-insiden dermaga ambruk dan menewaskan lima pengunjung.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake mengatakan hal tersebut dilakukan terkait kepentingan penyelidikan insiden tersebut.

"Ditutup untuk sementara. Penyelidikan sedang dilakukan oleh Polres Sawahlunto," kata Stefanus saat dihubungi, Kamis (27/5).


Dia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi yang berkaitan dengan peristiwa itu.

Namun demikian, Satake belum dapat menuturkan lebih lanjut terkait proses penyelidikan yang telah berlangsung itu. Pasalnya, belum ada kesimpulan yang diambil terkait penyebab peristiwa itu.

"Kita tunggu saja, penyelidikan masih berlangsung oleh Sat Reskrim Polres Sawahlunto," jelas dia.

Menurut kepolisian, total rombongan pengunjung yang menjadi korban dalam peristiwa itu ialah satu keluarga yang tinggal di wilayah Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

Adapun identitas para korban yang meninggal dunia ialah: LS, laki-laki (21); WW, perempuan (27); ENP, perempuan (22); EY, laki-laki (45); dan SR, perempuan (27).

Kejadian itu sendiri diduga terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Rombongan menuju ke dermaga dan hendak melakukan foto keluarga di beberapa titik dermaga.

"Rombongan tersebut terbagi atas dua kelompok," kata dia.

Kelompok pertama, terdapat 10 orang yang berada di bagian tengah dermaga. Sementara, empat lainnya ada di bagian kanan.

"Tidak lama berselang melakukan foto bersama, dermaga bagian tengah ambruk beserta 10 orang pengunjung yang ada di atas," ucap Satake menambahkan.

(mjo/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK