98 KTP Ditinggal di Suramadu, Pemilik Kabur Takut Tes Covid

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 22:35 WIB
Sejumlah KTP warga Jawa Timur di pos penyekatan Jembatan Suramadu, ditinggal pemiliknya. Mereka diduga melarikan diri lantaran menolak tes swab antigen. Penyekatan di Jembatan Suramadu sisi Kota Surabaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Kamis (10/6/2021). (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Sebanyak 98 kartu identitas milik warga Jawa Timur yang terjaring di pos penyekatan Jembatan Suramadu sisi Kota Surabaya, ditinggal pemiliknya. Mereka diduga melarikan diri lantaran menolak untuk menjalani tes swab antigen.

Hal itu diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto. Ia mengatakan kartu identitas yang tertinggal itu tak hanya berupa KTP, tapi juga ada yang berbentuk SIM dan STNK.

"Mulai hari Senin, Selasa, Rabu, itu ada sekitar 98 KTP. Ada SIM dan STNK," kata Eddy, Kamis (10/6).


Eddy mengatakan sejumlah KTP itu tertulis berasal dari pelbagai daerah. Tidak hanya dari wilayah Madura seperti Bangkalan dan Sampang, tapi juga ada yang tertulis dari Surabaya hingga Jember.

Meski demikian mereka merupakan masyarakat yang terjaring di Suramadu, karena usai berkunjung ke Madura. KTP dan kartu identitasnya itu akan disita terlebih dahulu.

Eddy akan berkirim surat kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) daerah warga itu berasal.

"Bangkalan, Sampang, hingga Jember, Dispendukcapil Surabaya akan berkirim surat ke masing-masing daerah," kata dia.

Sementara bagi KTP warga dari Surabaya, pihaknya akan melakukan pemblokiran sementara. Hal itu untuk mengantisipasi pemilik KTP melakukan permohonan pembuatan ulang kartu Identitas penduduk.

"Mengajukan pergantian KTP, dengan alasan hilang, tidak dilayani. Sebab, KTP-nya di Satpol PP," ujarnya.

Bagi yang hendak mengambil KTP, kata Eddy, warga bisa langsung menuju ke Kantor Satpol PP Kota Surabaya, dengan syarat menunjukkan hasil negatif tes swab Covid-19.

"Mereka bisa mengambil KTP di Satpol PP Surabaya dengan membawa hasil swab negatif, termasuk STNK dan SIM," katanya.

Penyekatan di Jembatan Suramadu sisi Kota Surabaya terus berlanjut. Berdasarkan data terakhir, tes swab antigen sudah dilakukan kepada 13.585 pengendara dari Madura yang melintas.

Dari jumlah itu ditemukan 574 warga Madura dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen. Mereka kemudian menjalani swab PCR dan sementara ini ditemukan 106 orang positif.

"PCR positif 106 orang. Yang belum keluar hasilnya 127 orang," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau titik penyekatan di Suramadu, Kamis (10/6).

(frd/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK