Wisma Atlet: Mendekati 'Lampu Merah', BOR Capai 75,19 Persen

CNN Indonesia | Sabtu, 12/06/2021 13:03 WIB
Tingkat keterisian tempat tidur (BOR) RSD Wisma Atlet meningkat hingga mencapai 75,19 persen, mendekati 'lampu merah' penanggulangan Covid-19. Ilustrasi. Tingkat keterisian tempat tidur (BOR) RSD Wisma Atlet meningkat hingga mencapai 75,19 persen, mendekati 'lampu merah' penanggulangan Covid-19. (CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. Data per 12 Juni 2021, BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.

Jumlah penambahan pasien per hari ini juga mencapai 437 orang dalam sehari. Sehingga, kini Tower 4,5,6, dan 7 Wisma Atlet telah terisi 4.507 pasien yang terdiri dari 2.157 pasien pria dan 2.350 pasien wanita. Sementara kapasitas tempat tidur dari Wisma Atlet berjumlah 5.994.

"Kami ingin menyampaikan ke masyarakat, ini sudah mendekati lampu merah Wisma Atlet. Keterpakaian tempat tidur hari ini sudah mencapai 75 persen," kata Koordinator Humas RSD Covid-19 Wisma Atlet, Letkol TNI Laut M. Arifin pun kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (12/6).


Arifin menyebut, apabila pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet bakal meningkat seperti kasus di Januari 2021 lalu, maka pihaknya juga akan membuka kembali Tower 8 dan Tower 9 untuk merawat pasien Covid-19.

Ia melanjutkan, kondisi keterisian Wisma Atlet stagnan sejak Maret-Mei dengan jumlah sekitar 1.000 pasien yang dirawat. Namun, 3-4 pekan pasca-Lebaran, mulai terjadi kenaikan kasus hingga mencapai kumulatif lebih dari 4 ribu kasus.

"Kondisi yang dibawa ke sini lebih banyak bergejala ringan ketimbang tanpa gejala atau OTG," kata dia.

Dengan kondisi yang terjadi dalam sepekan belakang, Arifin mengingatkan perlunya peningkatan perawatan secara insentif di Wisma Atlet. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, rata-rata BOR RS di Pulau Jawa mulai mengalami lonjakan signifikan. Wiku mencatat, BOR RS tertinggi di Pulau Jawa saat ini terjadi di Jawa Tengah yakni mencapai 66,89 persen.

Kemudian, BOR RS DKI Jakarta juga naik menjadi 62,13 persen. Jawa Barat naik menjadi 61,75 persen; DI Yogyakarta 54,38 persen; Banten 53,8 persen; dan Jawa Timur naik menjadi 31,57 persen.

(khr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK