Satgas: Covid DKI Naik Signifikan 302 Persen dalam 10 Hari

CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 22:55 WIB
Seiring kenaikan kasus Covid-19 mencapai 302 persen dalam 10 hari terakhir, BOR di DKI pun naik hingga 62,13 persen. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, Jaksel, memindahkan belasan pasien ke Graha Wisata Ragunan dan Wisma Atlet dengan menggunakan ambulans dan bus sekolah, Jumat (11/6/2021). (CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan kenaikan kasus virus corona di DKI Jakarta mencapai 302 persen dalam rentang waktu 10 hari terakhir.

Kondisi itu menjadikan ibu kota RI itu sebagai provinsi yang mengalami kenaikan kasus paling banyak di Pulau Jawa. Akibatnya juga adalah tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) meningkat menjadi 62,13 persen per 10 Juni.

"DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus paling signifikan dalam 10 hari, meningkat lebih dari 300 persen," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (11/6).


Sebaran kasus virus corona di DKI menurut Wiku juga berimplikasi pada peningkatan jumlah pasien dan BOR di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta. Wiku menyebut, kenaikan pasien masuk harian di Wisma Atlet dari yang sebelumnya 125 pasien masuk dalam satu hari, kini menjadi 574 pasien masuk per hari ini. Artinya kenaikannya mencapai 359 persen.

Wiku mencatat per 8 Juni tiga Kecamatan di DKI yang mendominasi di Wisma Atlet datang dari Kecamatan Cipayung dan Ciracas (Jakarta Timur) dan Pasar Minggu (Jakarta Selatan). Untuk itu Wiku meminta agar pemerintah daerah dan masyarakat mampu menyadari bahwa Wisma Atlet tak bisa terus dijadikan tempat 'andalan' di ibu kota RI tersebut.

"Tentunya ini, menjadi alarm keras bagi kita bahwa tidak bisa terus mengandalkan Wisma Atlet sebagai buffer fasilitas pasien Covid-19," ujar Wiku.

Lebih lanjut, Wiku juga merinci kenaikan di lima provinsi Pulau Jawa yang menjadi perhatian lantaran meningkatnya kasus Covid-19 pascalebaran. Wiku melanjutkan, dalam periode 1-10 Juni 2021, kasus Covid-19 di Jawa Tengah meningkat 80 persen dan kondisi BOR isolasi berada di 66,89 persen, tertinggi di Pulau Jawa.

Kemudian Jawa Barat mencatat kenaikan 49 persen dan BOR berada di 61,75 persen. Lalu Jawa Timur naik 89 persen dengan BOR 31,57 persen; DI Yogyakarta naik kasus Covid-19 sebesar 107 persen dan BOR berada di 54,38 persen; dan Banten yang naik 57 persen dengan BOR terkini 53,8 persen.

(khr/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK