Data Corona Jakarta: Kasus Aktif Capai 17 Ribu, BOR 75 Persen

CNN Indonesia | Senin, 14/06/2021 12:01 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan penanganan pandemi Covid-19 di Jakarta memerlukan perhatian ekstra dan bisa masuk dalam fase genting bila tak tertangani. Terjadi lonjakan kasus positif, kasus aktif, hingga keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kondisi pandemi virus corona (Covid-19) di Ibu Kota mengkhawatirkan lantaran terjadi lonjakan kasus positif, kasus aktif, keterisian tempat tidur, hingga rasio angka positif.

Menurutnya, penanganan pandemi Covid-19 di Jakarta saat ini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Jakarta, kata Anies, bisa masuk fase genting apabila lonjakan kasus tak tertangani.

"Jakarta memasuki fase yang amat genting, bila kita tidak melakukan tindakan, maka kita berpotensi menghadapi kesulitan karena fasilitas kesehatan mungkin akan menghadapi jumlah yang tak terkendali," kata Anies.


CNNIndonesia.com merangkum sejumlah data Covid-19 di Jakarta berdasarkan pernyataan Anies maupun data yang diunggah di website corona Jakarta per Minggu (13/6).

1. Kasus positif dan aktif

Total kasus positif Covid-19 di Jakarta mencapai 448.071 kasus. Sejak 10 Juni, kasus naik sekitar 2.000 per hari.

Data akumulasi 21 Mei-10 Juni, sebanyak 2.008 orang yang positif Covid-19 dari klaster mudik lebaran 2021.

Sementara itu, kasus aktif atau pasien yang masih dirawat dan isolasi sebanyak 17.444 orang. Jumlah tersebut naik 50 persen dalam sepekan.

2. Angka kesembuhan dan kematian

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 423.056 dengan tingkat kesembuhan 94,4 persen.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia mencapai 7.571 orang. Dengan demikian, tingkat kematian pasien Covid-19 di Ibu Kota sebesar 1,7 persen.

3. Positivity rate

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,1 persen. Pada pekan lalu atau 6 Juni, positivity rate hanya sebesar 9,1 persen.

4. Bed Occupancy Rate (BOR)

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 106 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mencapai 75 persen. Data 6 Juni, BOR di Jakarta sebesar 45 persen.

Sebanyak 27 persen dari total keterisian adalah pasien dari luar Jakarta. Artinya, 1 dari 4 pasien yang dirawat adalah warga luar Jakarta.

5. Vaksinasi

Untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 135.728 orang atau 120,9 persen dan vaksinasi dosis 2 mencakup 120.935 orang atau 107,7 persen. Adapun target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 595.046 orang 65,3 persen dan vaksinasi dosis 2 mencakup 535.273 orang 58,7 persen. Target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 2.150.108 orang 108,8 persen dan vaksinasi dosis 2 mencakup 1.205.710 orang 61,0 persen. Target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

(yoa/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK